Menko Maritim luncurkan Kapal Perang PKR 1 dan SSV 1 di PT PAL Surabaya

Tertawalah selagi Gratis
video-shooting-dan-fotografi
Video Shooting & Fotografi
Mengabadikan Momen, Menceritakan Cerita — Solusi Profesional untuk Video Shooting & Fotografi Anda.
0813-1615-8974
Info Lengkap
Jakarta (satunusantara) Menko Maritim dan Sumberdaya Rizal Ramli bersama Menhan RI Riamizard Ryacudu dan Menhan Philipina Voltare Gazmin menghadiri upacara peluncuran  kapal Perusak Kawal Rudal (PKR) pesanan Kementerian Pertahanan RI dan kapal Strategic Sealift Vessel (SSV) pesanan Kementerian Pertahanan  Filipina, di Surabaya.

Menko RR dalam sambutannya mengatakan ini merupakan momentum kebangkitan industri maritim orang Indonesia skillnya sangat bagus sekali. Kemampuan membangun, kemampuan dalam tekhnikal skil lumayan bagus tapi kita perlu kerjasama teknologi, kerjasama manajemen.


Divisi kapal niaga. Menjadi kebanggaan tersendiri bagi PAL.pasalnya PKR merupakan kapal perang canggih kelas Frigate yang dibangun PT.PAL Indonesia bekerjasama oleh DSNS, Belanda melalui transfer of technology, sedangkan kapal SSV yang merupakan hasil karya mandiri anak bangsa nantinya akan menjadi kapal perang pertama yang diekspor oleh Indonesia.

Kapal PKR merupakan kapal perang canggih jenis Frigate Class yang memiliki panjang 105,11 meter, lebar 14,2 meter, kecepatan 28 knot, dapat berlayar sampai 5000 nm pada 14 knot dan ketahanan berlayar 20 hari.

Pembangunan PKR menggunakan pendekatan modular yang terdiri dari 6 modul dibangun digalangan PT.PAL Indonesia, dan dua modul lainnya dibangun dan diuji sepenuhnya digalangan Damen, Vlissingen-Belanda yang kemudian akan dintegrasikan keseluruhannya di PT. PAL Indonesia. Dengan pendekatan modular dapat memungkinkan fleksibilitas yang lebih besar, lebih hemat biaya dan memungkinkan untuk membangun kapal di berbagai lokasi diseluruh dunia.

Sedangkan SSV merupakan pengembangan dari kapal pengangkut jenis Landing Platform Dock (LPD) yang didisain dengan panjang 123 meter, lebar 21,8 meter, kecepatan maksimal 16 knot dengan ketahanan berlayar 30 hari. Kesuksesan ini merupakan kerjasama dengan galangan kapal DSME-Korea yang juga melalui transfer of tekhnologi dengan memenangkan tender internasional pembangunan SSV. PT.PAL Indonesia semakin membuktikan kemampunnya dalam mendisain dan memproduksi kapal perang yang berkualitas.linda.

Konsultan HRD

Related

News 7438689115981492388

Post a Comment

emo-but-icon

item