Hati-hati!, Prajurit Unggah Foto di Media Sosial
https://satunusantaranews.blogspot.com/2016/04/hati-hati-prajurit-unggah-foto-di-media.html
Jakarta
(satunusantara) Menindaklanjuti imbauan Panglima TNI dan
Kepala Staf Angkatan Laut, Kepala Dinas Hukum (Kadiskum) Komando Lintas Laut
Militer (Kolinlamil) Kolonel Laut (KH) Danny Zulkarnaen, S.H., M.H.
mengingatkan, khususnya jajaran Kolinlamil untuk berhati-hati melakukan Self
Potrait (Selfie), apalagi saat menggunakan atribut kedinasan, termasuk selfie
di Markas Komando ataupun Kapal perang yang kemudian di up-load lewat media
sosial (medsos).
Imbauannya sudah jelas bahwa
pimpinan TNI/TNI AL melarang dengan tegas aktifitas komunikasi menggunakan
media sosial dengan menggunakan ataupun memamerkan atribut kedinasan yang dapat
berdampak negatif dikalangan prajurit, seperti ketersinggungan, transparansi
berlebihan atau sikap kontraproduktif terhadap dinas.
“Kadang-kadang prajurit yang
hobi berbagi kebahagiaan melakukan selfie saat sedang layar dengan memposting
ke media sosial misalnya facebook dengan menulis status difoto tersebut “Sedang
Serpas atau layar”, tentu hal ini secara tidak langsung membuka kegiatan TNI
yang tentu dapat berdampak negatif bagi kegiatan yang bersifat rahasia,” tutur Kolonel Laut (KH) Danny Zulkarnaen,
S.H., M.H. saat memimpin Apel bendera bersama prajurit dan PNS jajaran
Kolinlamil di Lapangan Apel Dermaga Kolinlamil, Tanjung Priok.
Meski aturan soal ini tengah
digodok, namun dia menegaskan larangan ini berlaku bagi semua prajurit TNI
secara umum dan khususnya jajaran Kolinlamil untuk tidak melakukan selfie
dengan atribut kedinasan atau latar belakang kedinasan bisa dianggap
membocorkan rahasia negara dan sebagai pelanggaran disiplin.
Beberapa ketentuan yang
perlu dipahami, dipedomani dan dilaksanakan prajurit jajaran Kolinlamil dalam
penggunaan sarana media sosial antara lain adalah agar prajurit tidak
menggunakan Media sosial sebagai alat posting yang bersifat menentang kebijakan
pemerintah maupun pimpinan TNI/TNI AL.
Selain itu agar prajurit TNI
AL tidak mempublikasikan kegiatan atau aktifitas pribadi yang bersifat dinas. Selanjutnya prajurit dilarang memberikan
komentar dalam Medsos terhadap situasi dan kondisi Ipoleksosbud Milhan yang
berkembang yang justru dapat membawa kerugian dan merusak citra institusi
TNI/TNI AL.
Pada kesempatan tersebut,
Irup juga terus memberikan beberapa arahan dan penekanan kepada seluruh
prajurit dan PNS jajaran Kolinlamil untuk menghindari narkoba, baik penggunaan,
pengedaran maupun menyimpan dan lainnya.
Khusus mengenai narkoba, dia
menekankan agar setiap prajurit dan PNS jajaran Kolinlamil tidak berhubungan
dengan yang namanya narkoba.
“Apapun kegiatan yang
berkaitan narkoba sanksinya sudah jelas, langsung PDTH bila terlibat dalam
penyalahgunaan narkoba. Meskipun kita hanya mengetahui namun tidak menggunakan
atau mengedarkan, namun jika kita mengetahui ada kegiatan tersebut maka kitapun
dapat terkena imbas hukumannya”, tegasnya. penkolinlamil/linda.



