Kemenko Maritim Sepakat dengan 13 Institusi soal Pembebasan Lahan Tol Bandung
https://satunusantaranews.blogspot.com/2016/03/kemenko-maritim-sepakat-dengan-13.html
Jakarta
(satunusantara) Pembangunan tol dalam kota berupa jalan layang
di Bandung sepanjang 20,6Km yang rencananya sejak 2011 lalu bakal segera
dimulai setelah 13 institusi pemerintah sepakat masalah pembebasan lahan yang terkena
jalur tersebut. Kemenko Maritim dan Sumber Daya Rizal Ramli mengatakan, yang kena
akan diganti atau direlokasi, dan ini merupakan win-win solution bagi semua
pihak, usai rapat koordinasi di gedung BPPT, Jakarta.
Lebih lanjut dikatakan,
tanah yang terkena pembebasan jalan tol dalam kota akan diganti rugi, atau bangunan
yang kena akan dibangun penggantinya di lokasi lain. Akan dimulainya pembangunan
jalan tersebut patut disyukuri, karena rencana pembangunannya telah tertunda
selama lima tahun.
Pembangunan jalan tol dalam
kota tersebut begitu diharapkan warga, karena parahnya kemacetannya terutama saat weekend. Rizal yang
pernah tinggal di Bandung, paham betul keruwetan transportasi disana karena itu ia berharap proyek ini tak hanya
sekedar selesai tapi cepat kelar.
“Jika pembangunan dimulai akhir
2017 selesai 2019, kami minta proyeknya diselesaikan (soal pembebasan lahan) sebelum
akhir tahun ini sehingga akhir 2018 sudah selesai” tandasnya.
Ia pun meminta jajarannya
membantu proses tersebut, agar secepatnya kemacetan Bandung bisa dikurangi. Sebetulnya
tak hanya Bandung yang terhambat karena masalah pembebasan tanah, tapi hampir
semua pembangunan di pulau Jawa terhambat jika terbentur masalah pembebasan
Menurutnya, banyak sekali
pembangunan infrastruktur terutama di Jawa, kesulitan terbesar adalah
pembebasan lahan. Kadang pembebasannya bisa makan waktu 2 - 3 tahun, apalagi saat
itu belum diterbutkan Undang-Undang pembebasan tanah untuk kepentingan publik.
Selain masalah pembebasan,
Rizal juga tak habis pikir proyek tersebut yang sudah matang rencananya dan
dananya pun tersedia bisa tertunda selama lima tahun. Oleh karena itu pihak Kementerian
Maritim dan Sumber Daya mengambil inisiatif memulai penyelesaian ganti rugi agar
jalan di kota Bandung bisa lebih lancer dengan dibangunnya tol dalam kota.linda.





