TNI dan Warga Tandur Besama
https://satunusantaranews.blogspot.com/2016/01/tni-dan-warga-tandur-besama.html
Jakarta
(satunusantara) Untuk mendukung program Ketahanan Pangan,
Koramil Kalibaru melakukan kegiatan Tanam Mundur (tandur) di lahan persawahan
Kampung Bulak, Jalan Mawar, Kelurahan Kalibaru, Kecamatan Medansatria.
Kegiatan tandur tersebut,
dihadiri oleh, Kasdim 0507/Bks Mayor Arm Apriansyah, Lurah Kalibaru Zaenal
Arifin, Danramil 01/Kranji serta sejumlah anggota Babinsa Kelurahan Kalibaru.
Mereka melakukan penanaman bibit padi di lahan persawahan seluas 1,7 hektar
bersama sejumlah petani warga Kelurahan Kalibaru.
“Dalam program Ketahanan
Pangan itu, kami selaku pihak TNI melakukan pembinaan dan pengawasan dalam
pengelolaan lahan persawahan di Indonesia, khususnya di Kota Bekasi dengan
tujuan agar kita bisa lebih mandiri dalam hal pangan dan tidak tergantung dari
negara lain untuk memperoleh bahan pangan, khususnya beras yang menjadi bahan
pokok pangan rakyat Indonesia,” papar Mayor Arm Apriansyah.
Dalam proses pembinaan,
pengawasan dan pengelolaan lahan persawahan,
anggota Babinsa di masing-masing wilayah bertugas sebagai Petugas
Penyuluh Lapangan (PPL).
“Jadi, masing-masing Babinsa
di kelurahan yang memiliki lahan persawahan wajib untuk menjadi PPL. Dalam hal
ini, mereka akan mengawasi pengelolaan lahan sawah secara langsung dan turut
melakukan proses penanaman padi mulai dari nandur, pemupukan, sampai panen,” jelasnya.
Sementara itu, Lurah Kalibaru, Zaenal Arifin mengatakan, di
wilayah Kelurahan Kalibaru masih ada lahan perwasahan seluas tiga hektar yang
merupakan lahan pribadi warga.
“Jadi setidaknya kami bisa
mendukung program pemerintah, dalam hal ini Ketahanan Pangan dengan masih
adanya lahan sawah di Kalibaru. Saya berharap agar lahan sawah ini bisa terus
ada dan dipertahankan oleh warga agar tidak menjadi sasaran industri,”
paparnya.
Di tempat yang sama Babinsa
Kelurahan Kalibaru, Serma Aat Sulaeman menambahkan, bahwa sejak program
Ketahanan Pangan yang sudah berlangsung selama dua tahun memberikan dampak
positif dari hasil panen padi di wilayah Kalibaru.
“Program Ketahanan Pangan
yang melibatkan TNI dalam pengelolaan lahan persawahan sudah langsung bisa
dirasakan dampaknya dari hasil panen. Seperti awal program di tahun 2014, hasil
panen mencapai 12 ton beras. Selanjutnya, 2015 meningkat hingga 16 ton. Dan
semoga di tahun 2016 ini bisa meningkat lagi,” pungkasnya..pendam/linda.




