Komandan Kodim 0503/JB: Judi Bikin Keluarga dan Tugas Terabaikan
https://satunusantaranews.blogspot.com/2016/01/komandan-kodim-0503jb-judi-bikin.html
Jakarta
(satunusantara) Komandan Kodim 0503/JB Letkol Inf M. Asmi,
menegaskan jangan sampai prajurit melakukan praktik perjudian, terlebih hingga
menjadi pecandu judi, sebab, menurutnya, segala bentuk perjudian akan mengarah
pada masalah buruk lainnya.
"Mau judi apapun itu
menyebabkan seseorang menjadi pecandu, yang mengkhawatirkan keluarga dan tugas menjadi terabaikan,"
ujar Asmi di Kodim 0503 Jakarta Barat (Jakbar).
Perwira yang sudah tiga kali
ditugaskan di Aceh semasa bergejolak itu mengungkapkan akibat kecanggihan
teknologi membuat dunia perjudian mudah merambah ke segala lapisan masyarakat.
Pemerintah pun seakan tak
mampu memblokir perjudian tersebut. Sementara dampak kerugian akibat perjudian
itu seolah tidak dirasakan pelaku karena telah tersihir, terutama dengan
iming-iming hadiah hingga mampu membuat seseorang kecanduan.
"Judi online pasti
rugi, bukan saja prajuritnya tapi seluruhnya rugi. Tidak ada yang untung dari
perjudian, selalu dan pasti rugi, tidak ada judi yang menguntungkan. Rugi
waktu, tenaga, pikiran dan lain sebagainya," tegas Asmi.
Lebih lanjut, Asmi
menyampaikan motivasi kepada prajurit, agar rezeki dari jalan yang baik itu
sebaiknya dibelanjakan untuk hal yang juga baik.
"Kalau ada rezeki lebih
baik beli tanah atau rumah, apalagi di Jakarta ini harga tanah mahal. Belilah
sedikit demi sedikit, rumah dibeli cicil juga kan tidak apa-apa. Lama-kelamaan
harga rumah sudah pasti terus naik," paparnya.
Selain itu, dia juga
mengingatkan pesan Pangdam Jaya Mayor Jenderal TNI Teddy Lhaksmana W.K. agar
setiap prajurit mempertahankan prestasi dan meningkatkan kinerja.
"Kita pertahankan
prestasi yang telah diraih dan tingkatkan kinerja," ujarnya.
Disisi lain, keberhasilan
Kodim 0503/JB dalam mengamankan Hari Raya Natal 2015 dan perayaan malam Tahun
Baru 2016, tentu saja tidak lepas dari peran serta masyarakat. Hal itu juga
diakui Asmi.
"Seluruh Danramil,
Babinsa juga telah berupaya bersama para Lurah dan masyarakat di masing-masing
kelurahan untuk bekerjasama. Kami menyampaikan terima kasih kepada para Ulama,
para Ustadz, para Habib, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, Ormas dan LSM,"
tukasnya usai memimpin upacara pertama di halaman kantor Kodim 0503/JB Jalan
S.Parman, Grogol Petamburan, Jakbar.
Asmi menyebut semua pihak
terus menumbuhkan rasa saling peduli serta melestarikan kedamaian sehingga
suasana di lingkungan masyarakat menjadi tenang. Hal ini tentunya harus
didukung tiga pilar, baik itu eksekutif, legislatif dan yudikatif. Ketiganya
harus selalu menjaga keharmonisan dengan seluruh lapisan masyarakat.
"Kami dan juga bersama
Pak Wali Kota, Kapolres berusaha merangkul berbagai elemen masyarakat dari
berbagai lapisan agar hubungan tetap terjaga dengan baik," imbuhnya.
Sementara itu, Pasi Intel
Kodim 0503 Kapten Jefriansen Sipayung menambahkan kondisi keamanan wilayah kota
administrasi Jakbar terpelihara secara berkesinambungan dikarenakan adanya
koordinasi dan komunikasi yang terjalin.
"Baik itu antara
eksekutif dengan warga, legislatif dan yudikatif yang saling menopang. Membantu
masyarakat, yang kuat menolong yang lemah, serta yang lemah tidak hanya selalu
menadahkan tangan," pungkasnya.pendam/linda.




