Komandan Kodim 0503/JB: Judi Bikin Keluarga dan Tugas Terabaikan

Tertawalah selagi Gratis
video-shooting-dan-fotografi
Video Shooting & Fotografi
Mengabadikan Momen, Menceritakan Cerita — Solusi Profesional untuk Video Shooting & Fotografi Anda.
0813-1615-8974
Info Lengkap
Jakarta (satunusantara) Komandan Kodim 0503/JB Letkol Inf M. Asmi, menegaskan jangan sampai prajurit melakukan praktik perjudian, terlebih hingga menjadi pecandu judi, sebab, menurutnya, segala bentuk perjudian akan mengarah pada masalah buruk lainnya.
"Mau judi apapun itu menyebabkan seseorang menjadi pecandu, yang mengkhawatirkan  keluarga dan tugas menjadi terabaikan," ujar Asmi di Kodim 0503 Jakarta Barat (Jakbar).

Perwira yang sudah tiga kali ditugaskan di Aceh semasa bergejolak itu mengungkapkan akibat kecanggihan teknologi membuat dunia perjudian mudah merambah ke segala lapisan masyarakat.

Pemerintah pun seakan tak mampu memblokir perjudian tersebut. Sementara dampak kerugian akibat perjudian itu seolah tidak dirasakan pelaku karena telah tersihir, terutama dengan iming-iming hadiah hingga mampu membuat seseorang kecanduan.

"Judi online pasti rugi, bukan saja prajuritnya tapi seluruhnya rugi. Tidak ada yang untung dari perjudian, selalu dan pasti rugi, tidak ada judi yang menguntungkan. Rugi waktu, tenaga, pikiran dan lain sebagainya," tegas Asmi.


Lebih lanjut, Asmi menyampaikan motivasi kepada prajurit, agar rezeki dari jalan yang baik itu sebaiknya dibelanjakan untuk hal yang juga baik.

"Kalau ada rezeki lebih baik beli tanah atau rumah, apalagi di Jakarta ini harga tanah mahal. Belilah sedikit demi sedikit, rumah dibeli cicil juga kan tidak apa-apa. Lama-kelamaan harga rumah sudah pasti terus naik," paparnya.

Selain itu, dia juga mengingatkan pesan Pangdam Jaya Mayor Jenderal TNI Teddy Lhaksmana W.K. agar setiap prajurit mempertahankan prestasi dan meningkatkan kinerja.
"Kita pertahankan prestasi yang telah diraih dan tingkatkan kinerja," ujarnya.

Disisi lain, keberhasilan Kodim 0503/JB dalam mengamankan Hari Raya Natal 2015 dan perayaan malam Tahun Baru 2016, tentu saja tidak lepas dari peran serta masyarakat. Hal itu juga diakui Asmi.

"Seluruh Danramil, Babinsa juga telah berupaya bersama para Lurah dan masyarakat di masing-masing kelurahan untuk bekerjasama. Kami menyampaikan terima kasih kepada para Ulama, para Ustadz, para Habib, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, Ormas dan LSM," tukasnya usai memimpin upacara pertama di halaman kantor Kodim 0503/JB Jalan S.Parman, Grogol Petamburan, Jakbar.

Asmi menyebut semua pihak terus menumbuhkan rasa saling peduli serta melestarikan kedamaian sehingga suasana di lingkungan masyarakat menjadi tenang. Hal ini tentunya harus didukung tiga pilar, baik itu eksekutif, legislatif dan yudikatif. Ketiganya harus selalu menjaga keharmonisan dengan seluruh lapisan masyarakat.

"Kami dan juga bersama Pak Wali Kota, Kapolres berusaha merangkul berbagai elemen masyarakat dari berbagai lapisan agar hubungan tetap terjaga dengan baik," imbuhnya.

Sementara itu, Pasi Intel Kodim 0503 Kapten Jefriansen Sipayung menambahkan kondisi keamanan wilayah kota administrasi Jakbar terpelihara secara berkesinambungan dikarenakan adanya koordinasi dan komunikasi yang terjalin.


"Baik itu antara eksekutif dengan warga, legislatif dan yudikatif yang saling menopang. Membantu masyarakat, yang kuat menolong yang lemah, serta yang lemah tidak hanya selalu menadahkan tangan," pungkasnya.pendam/linda.

Konsultan HRD

Related

Metropolitan 3832031928725569378

Post a Comment

emo-but-icon

item