Kodam Jaya bersama Paspampres Kawal Ketat Tamu VVIP
https://satunusantaranews.blogspot.com/2016/03/kodam-jaya-bersama-paspampres-kawal.html
Jakarta (satunusantara) Tak hanya sekedar pengamanan Wilayah ditempat penginapan dan
tempat pelaksanaan saja yang menjadi fokus dari Kodam Jaya, melainkan hingga
tiba di tanah air para tamu Negara telah disiapkan pengamanan super ketat.
Hal ini dapat dilihat saat Presiden
Palestina Mahmoud Abbas tiba di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta
Timur. Hingga saat ini sudah lima pejabat VVIP yang tiba di Jakarta untuk
menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Luar Biasa Organisasi Kerja Sama
Islam (OKI).
Kelima pejabat VVIP yang mendapat
penjagaan ketat dari Pasukan Kodam Jaya dan Paspampres diantaranya, Presiden
Gambia Yahya Jammeh dan lima orang delegasinya melalui Bandara Soetta, Ketua
Dewan Negara Oman Yahya bin Mahfouz Mundhiri, Perdana Menteri Qatar Sheikh
Abdullah bin Nasser bin Khalifa Al Thani, Presiden Aljazair dan Presiden
Palestina Mahmoud Abbas.
Pasukan akan melekat mengamankan tamu
VVIP yang menjadi peserta KTT Luar Biasa OKI hingga pelaksanaan KTT selesai
dilaksanakan di Jakarta Convention Center (JCC), Senayan. Aparat TNI dan Polri
mengamankan semua titik yang dilewati rombongan tamu VIP dan VVIP.
Adapun jumlah personel Paspampres di
Bandara Halim Perdanakusuma sebanyak satu satuan setingkat peleton 60 Prajurit,
dan pengamanan dua satuan setingkat kompi (SSK) atau sekitar 270 orang dari
pasukan gabungan Kodam Jaya dan Jajaran TNI lainnya serta Polri yang tergabung
dalam Komando Operasi Pengamanan (Koopspam) dibawah pimpinan Pangdam Jaya
selaku Pangkoops Pengamanan KTT OKI 2016 Mayjen TNI Teddy Lhaksmana.
Koopspam KTT Luar Biasa OKI juga
menyiapkan strategi evakuasi jalur udara bagi delegasi tersebut jika terjadi
gangguan keamanan maupun kerusuhan. Lebih dari itu Koopspam juga telah siapkan
helikopter di beberapa titik untuk mengantisipasi bila terjadi gangguan
keamanan.
Disisi lain Koopspam menyiapkan
pasukan penyelamatan (escape) dari Paspampres yang bekerja saat terjadi
gangguan dibantu tim pendukung lainnya. Tim escape terdiri atas pasukan TNI AD
dan TNI AU dengan kendaraan keras dan kendaraan lapis baja seperti panser anoa
dari jajaran Brigif-1 PIK/Jayasakti yang akan bekerja dengan waktu singkat saat
terjadi gangguan terhadap rombongan tamu VIP dan VVIP.pendam/linda.




