Puluhan Kali Terputus, Jembatan Bambu Di Kelurahan Curug Dikuatkan Lagi
https://satunusantaranews.blogspot.com/2016/01/puluhan-kali-terputus-jembatan-bambu-di.html
Jakarta
(satunusantara) Sebanyak 115 orang terdiri dari anggota TNI
dan masyarakat bergotong royong melanjutkan kembali membangun jembatan yang
sempat terputus akibat tersapu air Kali Angke di wilayah Kelurahan Curug
Kecamatan Bojongsari, jembatan sudah pernah putus dan diperbaiki 27 Desember
lalu.
Jembatan tersebut, banyak
digunakan warga guna melakukan aktifitas keseharian mereka, baik kewilayah Desa
Curug, Kecamatan Gunung Sindur, Kabupaten Bogor ke wilayah Kelurahan Curug,
Kecamatan Bojongsari atau sebaliknya.
Ketua RT.03/07 Kelurahan
Curug, Aliyas mengatakan, gotong royong yang dilakukan warga merupakan
kelanjutan dari kerja bakti yang sebelumnya telah dilakukan bersama dengan
anggota Koramil 05 Sawangan. Namun pada saat ini, warga tinggal melakukan
penguatan pondasi jembatan dari batu kali dengan menggunakan bronjo.
“Memang jembatan penghubung
ini bukan bersifat permanen, tetapi kami ingin memudahkan masyarakat dalam
melakukan aktifitas,” ujar Aliyas.
Aliyas menjelaskan, jembatan
yang menggunakan batang bambu tersebut memiliki panjang 17 meter dengan lebar
jembatan sekitar 1,5 meter. Dia menilai, jembatan tersebut sangat membantu
warganya apabila ada yang meninggal dunia, karena jembatan tersebut menjadi
penghubung ke Tempat Pemakaman Umum Islam (TPUI) RW.06,07,08 Kelurahan Curug,
Kecamatan Bojongsari.
Aliyas mengungkapkan,
pembangunan jembatan yang menghubungkan dua wilayah Kota Depok dengan Kabupaten
Bogor sudah puluhan kali dilakukan, mulai dilakukan dengan menggunakan batang
pohon kelapa sebagai bahan jembatan hingga batang bambu.Namun karena debit air
meninggi saat musim hujan, maka jembatan tersebut akan rusak kembali.
“Jembatan penghubung baru
bisa dilewati orang saja, untuk kendaraan belum bisa melewati, dikhawatirkan
akan merusak jembatan karena hanya menggunakan batang bambu. Jadi tidak pernah
dibetonisasi atau dipermanen,” terang Aliyas.
Dia berharap, pemerintah
Kota Depok memperhatikan dan segera melakukan pembuatan jembatan permanen,
karena ini untuk kepentingan masyarakat Kota Depok khususnya warga Kelurahan
Curug sehingga masyarakat yang ingin menuju makam atau ke Desa Curug tidak
harus memutar terlalu jauh.
Senanda dengan Aliyas,
Danramil 05/Sawangan, Kapten inf Ibrahim mengharapkan adanya perhatian Pemkot
Depok dengan betonisasi jembatan supaya permanen dan lebih kuat.
“Belum ada perhatian
pemerintah untuk memperbaiki jembatan dengan beton, akhirnya kami bergotong
royong memperbaiki jembatan dengan menggunakan bahan yang ada”, Ujar Kapten Inf
Ibarahim saat ikut bergotong royong.,pendam/linda,




