Prajurit TNI Perbaiki Jalan Rusak di Papua
https://satunusantaranews.blogspot.com/2016/01/prajurit-tni-perbaiki-jalan-rusak-di.html
Jakarta (satunusantara) Personel Satgas Yonif 406/CK yang dipimpin langsung Letkol Inf Aswin Kartawijaya selaku Dansatgas, dengan alat yang
terbatas yaitu cangkul dan sekop menguruk jalan yang berlubang dan longsor
dengan batu-batu dan pasir, untuk memperbaiki jalan rusak yang berada di
wilayah perbatasan RI-PNG, sehingga jalan tersebut bisa dilalui kembali oleh
kendaraan di wilayah Keerom, Papua.
Menurut Dansatgas Yonif 406/CK Letkol Inf Aswin
Kartawijaya saat mengecek pengerjaan tersebut, menyampaikan bahwa kondisi
jalan yang berada di wilayah perbatasan RI-PNG terutama yang berada di wilayah
penugasan Satgas Yonif 406/CK sangat memprihatinkan. Banyak jalan-jalan dan
jembatan di wilayah tersebut yang rusak, sehingga sulit untuk dilalui terutama
pada saat hujan turun. Banyak kendaraan-kendaraan yang melewati jalan di
wilayah perbatasan RI-PNG tersebut yang tertanam lumpur.
Lebih lanjut Dansatgas Yonif 406/CK menambahkan bahwa, melihat
kondisi jalan tersebut, telah memerintahkan seluruh pos yang berada di
jajarannya untuk memperbaikinya. Jalan yang berbatasan langsung dengan negara
lain, dapat dijadikan sebagai ikon suatu negara, sehingga sudah seharusnya
sarana dan prasarana jalan di wilayah perbatasan harus bagus.
“Sarana dan prasarana jalan yang baik merupakan faktor penting
pendorong kemajuan suatu daerah atau wilayah, baik itu wilayah Provinsi,
Kabupaten maupun Jalan yang berada di Kampung termasuk jalan yang berada di
wilayah perbatasan RI-PNG,” kata Letkol Inf Aswin Kartawijaya.
Sementara itu, Ruben sebagai sopir truk yang sering
melintas di jalan tersebut, menyampaikan kalau tidak ada bapak-bapak TNI,
mungkin jalan yang rusak tersebut akan semakin parah rusaknya dan tidak ada
yang peduli selain prajurit Satgas Yonif 406/CK.
“Saya dan masyarakat lainnya mengucapkan banyak terimakasih
kepada Satgas Yonif 406/CK yang telah peduli untuk memperbaiki jalan yang
rusak, sehingga masyarakat bisa melalui jalan tersebut dan menjalankan
aktivitas sehari-hari dengan lancar,” kata Ruben.puspen/linda.





