Panglima TNI Pimpin Sertijab Komandan Sesko TNI
https://satunusantaranews.blogspot.com/2016/01/panglima-tni-pimpin-sertijab-komandan.html
Jakarta (satunusantara) Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo
memimpin acara serah terima jabatan (Sertijab)Komandan Sekolah Staf dan
Komando (Sesko) TNI dari Letjen TNI Sonny Widjaya yang akan memasuki masa
pensiunkepada
Letjen TNI Agus Soetomo, S.E., yang
sebelumnya menjabat sebagai Komandan Kodiklat TNI AD, dalam upacara militer bertempat
di Gedung Gatot Soebroto, Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur.
Panglima TNI dalam
sambutannya berharap agar lebih meningkatkan serta mengembangkan terus
hasil-hasil yang telah dicapai sebelumnya, guna optimalisasi kinerja dalam
menyiapkan dan mendidik kader-kader pimpinan TNI yang handal, hebat, militan,
profesional dan pemberani dalam tugas-tugas militer, serta memiliki kualitas
dan integritas diri yang tak lagi diragukan oleh siapapun karena tantangan
tugas kedepan tidak semakin ringan.
“Tantangan tugas kedepan tidak semakin
ringan, namun justru semakin kompleks seiring perkembangan zaman yang dinamis
yang menuntut kita untuk berkembang dan mempunyai perangkat berfikir, serta
perangkat keterampilan, guna menghadapi realitas baru yang kita hadapi hari ini
dan ke depan, sehingga pengetahuan menjadi kebutuhan tidak terbatas untuk
mencapai keamanan dan kesejahteraan, baik dalam lingkup nasional, regional
maupun global,” ujar Panglima TNI.
Panglima TNI juga mengatakan bahwa, kecenderungan
dinamika lingkungan regional dan internasional yang berpengaruh terhadap situasi nasional
yang berkembang sangat cepat dan memerlukan kesigapan, pengawasan dan atensi
dari kita semuanya. Dalam hal ini, Sesko TNI merupakan pendidikan tertinggi di
lingkungan TNI menyiapkan kader-kader pimpinan ke depan sesuai dengan sesanti
Sesko TNI “Tegak Amalkan Sapta Marga”.
Menurut Jenderal TNI Gatot Nurmantyo, itulah sebenarnya yang menjadi
domain Sesko TNI untuk menyiapkan kader-kader kedepan bukan hanya sekedar
pengetahuan dan keterampilan tetapi moral, etika dan militansi para kader-kader tersebut yang
benar-benar harus dipersiapkan, seperti yang diamanatkan oleh Presiden RI pada
saat Rapim TNI-Polri TA. 2016, dengan bergabungnya Indonesia ke dalam
masyarakat ekonomi Asia dan kemudian sebentar lagi juga dengan masyarakat
Amerika, Eropa dan Cina. “Hal ini memerlukan pemikiran
yang jernih, cermat serta cerdas untuk mengambil keputusan penggabungan
tersebut. Namun suatu keharusan bagi kita masyarakat internasional untuk
mengikuti perkembangan-perkembangan dalam lingkungan internasional,” tuturnya.
“Hal inilah yang ditekankan
oleh Presiden RI, bahwa kita sebagai prajurit TNI harus memasang mata dan
telinga untuk bisa mengetahui perkembangan-perkembangan situasi dan memahami
apa yang menjadi keinginan rakyat Indonesia. Kita harus tanggap, dan selanjutnya dituntut
bukan hanya sekedar tugas biasa tetapi melebihi panggilan tugas,” pungkas Panglima TNI.
Dalam kesempatan tersebut Panglima TNI juga
menerima penyerahan tugas dan tanggung jawab jabatan Asops Panglima TNI dari
Mayjen TNI Fransen G Siahaan, yang memasuki usia pensiun. Turut hadir dalam acara tersebut adalah Kasal,
Kasau, Wakasad, Kasum TNI, Irjen TNI, Koorsahli Panglima TNI, para Asisten
Panglima TNI dan Kabalakpus TNI.puspen/linda.





