Upacara awal Pebruari Kodam Jaya
https://satunusantaranews.blogspot.com/2016/02/upacara-awal-pebruari-kodam-jaya.html
Jakarta (satunusantara) Brigjen TNI Ibnu Tri Widodo selaku Kasdam
Jaya dan juga sebagai irup Dalam upacara awal bulan Pebruari 2016 dan Mayor Inf
Agus Harimurti Yudhoyono M.Sc., MPA, MA., selaku Komandan Upacara Bagi Prajurit
dan Pegawai Negeri Sipil Makodam Jaya yang bertempat di Lapangan Jayakarta
Makodam Jaya Jl. Mayjen Sutoyo No.5 Cililitan Jakarta Timur.
Hadir dalam acara tersebut para Perwira Staf
Ahli Pangdam Jaya, Perwira LO AU, para Asisten Irdam Jaya, para Kabalak jajaran
Kodam Jaya, para Perwira, Bintara, Tamtama serta Pegawai Negeri Sipil Makodam
Jaya.
Kasdam Jaya
membacakan amanat Pangdam Jaya Mayjen TNI Teddy Lhaksamana W.K. Mengawali
kesempatan upacara bendera awal bulan Pebruari 2016 ini saya mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada prajurit dan PNS Kodam Jaya, yang telah memberikan dukungan
yang maksimal selama gelaran pertandingan Final Sepak Bola memperebutkan Piala
Jenderal Soedirman. Keberhasilan
dan kelancaran rangkaian kegiatan khususnya tugas pengamanan pertandingan Sepak
Bola tersebut, patut mendapatkan apresiasi dan dijadikan sebagai referensi bagi
kita demi peningkatan kesiapan menghadapi even serupa di masa yang akan datang.
Kejadian teror di Thamrin merupakan bukti nyata
bahwa, Jakarta sebagai ibukota negara sekaligus barometer keamanan nasional,
selalu dijadikan target utama sasaran para teroris dalam rangka menciptakan
Opini dunia bahwa Jakarta / Indonesia tidak aman. Membahas perkembangan situasi dan kehidupan sosial
di wilayah Kodam Jaya, saat ini berbagai kejadian menonjol tengah menjadi
sorotan masyarakat yaitu teror bom di Thamrin, Aksi Brutal Gembong Narkoba di
Berlan dan masalah ex Gafatar.
Aksi bom bunuh diri dan serangan seporadis para
teroris yang memakan korban masyarakat sipil dan aparat kepolisian, tidak boleh
terulang kembali. Untuk itu Kodam Jaya sebagai Kotama Ops yang bertugas
mengamankan Ibu kota negara harus lebih meningkatkan kewaspadaan dan kesiapan satuan
jajarannya, sehingga upaya temu cepat, lapor cepat serta deteksi dini dan cegah
dini harus semakin dikembangkan.
Di sinilah arti pentingnya soliditas dengan membangun sinergitas antara Kodam Jaya dengan
Aparat Keamanan lainnya, dalam mengatasi setiap permasalahan dalam rangka
mendukung kelancaran pelaksanaan tugas pokok di masa yang akan datang.
Mencermati dan menyikapi kejadian teror bom,
sindikat narkoba dan ex Gafatar yang mengusik ketenangan masyarakat, maka saya
menekankan Mencermati dan menyikapi
kejadian teror bom, sindikat narkoba dan ex Gafatar yang mengusik ketenangan
masyarakat, maka saya menekankan kepada Prajurit dan PNS serta para Komandan
Satuan jajaran Kodam Jaya agar melakukan tindakan nyata guna mengantisipasi dampak negatif yang
ditimbulkan melalui berbagai upaya, meliputi:
Pertama. Perketat pengamanan markas untuk
mencegah upaya pencurian materiil senjata dan munisi, bahkan aksi penyusupan
dan penyerangan terhadap personel terutama para prajurit yang sedang berdinas
dalam.
Kedua. Perbanyak pemasangan kamera CCTV
guna memonitor mobilitas orang sehingga mempersempit peluang bagi siapapun yang
hendak melakukan aksi teror di lingkungan asrama maupun instalasi militer.
Ketiga. Proteksi diri dan keluarga dari pengaruh
negatif pergaulan lingkungan serta proaktif bersama-sama instansi terkait,
dalam pembinaan ex Gafatar serta memelihara rasa aman dan nyaman di tengah
masyarakat.
Keempat. Kepada aparat Kowil dan Intelijen agar
mendalami dan menelusuri fakta-fakta tersembunyi dibalik kasus ex Gafatar untuk
dijadikan acuan dalam mewaspadai potensi kerawanan konflik di masa yang akan
datang.
Para Komandan agar mempedomani pokok-pokok kebijakan
pembinaan satuan sebagaimana tertuang dalam hasil Rapim termasuk Rekernis
masing-masing meliputi Bidang Intelijen, Bidang Operasi, Bidang Personel, Bidang Logistik, Bidang
Teritorial, Bidang Perencanaan dan
Anggaran serta Pengawasan dan Pemeriksaan. Kegiatan
Rapim memiliki muatan penting sebagai tindak lanjut untuk menyampaikan
Pokok-pokok Kebijakan Pimpinan TNI dan TNI Angkatan Darat serta sarana evaluasi
semua bidang tugas selama satu tahun. Tekad kita
memperbaiki kodam Jaya tetap konsisten yaitu memberikan penghargaan
setinggi-tingginya, sebaliknya sanksi yang tegas dan keras bagi yang melakukan
pelanggaran.pendam/linda.





