Kodam Jaya penuh Humanisme dan Bantu Warga saat Kosongkan Rumah di Komplek Mampang
https://satunusantaranews.blogspot.com/2016/01/kodam-jaya-penuh-humanisme-dan-bantu.html
Jakarta (satunusantara) Kodam Jaya melaksanakan kegiatan pengosongan
rumah di Komplek Zeni Mampang, dalam rangka menertibkan rumah dinas dan
menyelamatkan asset-aset Kodam Jaya. Pihak Kodam Jaya sebelumnya sudah
melaksanakan mediasi dan mengirimkan surat pemberitahuan sebelum kegiatan
dilaksanakan, serta telah menyiapkan rumah pengganti bagi 70 kepala keluarga
(KK) dan disiapkan dana kerohiman.
Kasdam Jaya Brigjen TNI Ibnu Tri Widodo ikut menyaksikan dan juga
memimpin langsung serta mengawasi kegiatan pengosongan rumah ini, serta
didampingi oleh para Asisten Dan, para Kabalak Kasdam Jaya, pada saat kegiatan
pengosongan Rumah di Komplek Zeni Mampang yang telah berlangsung.
"Tersisa 60 KK yang menolak pindah dan tetap bertahan di
asrama Mampang. Seiring berjalannya waktu bertambah 10 KK penghuni tambahan
yang tidak terdaftar sehingga sekarang di lokasi asrama Zeni Mampang terdapat
70 KK yang akan ditertibkan," ujar Kapendam Jaya Kolonel Inf Heri Prakosa
Ponco Wibowo dalam keterangan tertulisnya.
Kapendam Jaya menjelaskan bagi 60 KK, pihak Kodam Jaya memberikan
rumah pengganti beserta tanah yang luasnya bervariasi di Kalibaru, Sukmayaja,
Depok dengan status kepemilikan SHM serta dana bantuan pindah rumah.
"Sedangkan untuk 10 KK yang tidak terdaftar diberikan dana
kerohiman sebesar Rp 20 juta dan disiapkan rumah kontrakan selama 6 bulan yang
berlokasi di Jl Muara Tanjung Barat, Jl Pejaten Timur Pasar Minggu, Jl Aup
Pasar Minggu, Jl Jati Padang Pasar Minggu," terang Kapendam Jaya.
Penertiban rumah di Zeni Mampang berdasarkan surat perintah dari
KSAD pada tanggal 25 September 2015. KSAD juga mengeluarkan perintah relokasi
penghuni dengan surat Nomor Sprint/3473/2015 tanggal 7 Desember 2015.
Pihak TNI AD sudah mengeluarkan surat peringatan sebanyak 3 kali
pada 30 September 2015, 15 Oktober 2015 dan 22 Oktober 2015. Selain itu mediasi
juga dilakukan dengan perwakilan warga pada 7 Oktober dan 10 Desember 2015.
Pada saat kegiatan Pengosongan rumah sedang dilaksanakan, pasukan
Kodam Jaya mendapat perlawanan oleh warga pada pagi tadi. Selain memblokir
jalan Mampang ke arah Ragunan. Warga juga berupaya menghadang petugas dengan
melempari batu dan botol. Tetapi hal ini bisa diamankan dan telah diatasi
dengan berkoordinasi antara warga dengan pihak Kodam Jaya, akhirnya kegiatan
ini bisa dilanjutkan kembali.
Pada saat kegiatan pengosongan yang sedang berlangsung, kami
mewawancarai dengan seorang ibu ambon (nama panggilan) yang menunggu rumah
mampang an. Letkol (purn) Soepartomo B-7 tujuan BSD Serpong.
Prajurit Kodam Jaya melaksanakan pengosongan rumah di komplek Zeni
Mampang, dengan penuh rasa humanisme, ramah, sabar dan tidak arogan, kami juga
di bantu angkat barang dan diantar sampai ketempat lokasi yang sudah disiapkan.
Terima kasih bapak TNI kami merasa tidak terpaksa dan tidak dipaksa karena
sudah beberapa kali ada surat pemberitahuan, kami sadar itu sdh tugas dari
aparat khususnya TNI AD terutama Kodam Jaya,tutur dari Ambon.pendam/linda.




