Panglima TNI Tinjau Pembangunan Jalan Mumugu-Wamena
https://satunusantaranews.blogspot.com/2015/12/panglima-tni-tinjau-pembangunan-jalan.html
Jakarta (satunusantara) Panglima TNI Jenderal
TNI Gatot Nurmantyo didampingi
Asops Panglima TNI Mayjen TNI
Fransen G. Siahaan, Aslog
Panglima TNI Marsda TNI Nugroho
Prang Sumadi, Aster Panglima TNI Mayjen TNI Wiyarto, Kapuspen TNIMayjen TNI Tatang Sulaiman dan Pangdam XVII/Cenderawasih Mayjen
TNI Hinsa Siburian melaksanakan peninjauan
langsung pembangunan jalan Mumugu-Wamena.
“Jalan Mumugu-Wamena sepanjang 278,60 Km itu adalah sebagai tindak
lanjut atas instruksi Presiden RI
Ir. H. Joko Widodo. TNI mendapat kepercayaan dari Presiden
Joko Widodo. Presiden memerintahkan untuk membuat jalan dari Mumugu menuju
Wamena,” ujar Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo di Kabupaten Nduga,
Kota Kenyam, Papua.
“Saya yang mendapat perintah dan PU mendapat MoU, saya mengecek,
ada Mumugu, Batas Batu dan muaranya di Agats,” kata Panglima TNI.
Selain itu, Panglima TNI Jenderal
TNI Gatot Nurmantyo juga berharap
dari pembangunan jalan tersebut persoalan aksesibilitas akan teratasi, karena
selama ini masyarakat di daerah pedalaman ini harus membayar mahal barang
kebutuhan karena akses yang sulit.
Panglima TNI Jenderal
TNI Gatot Nurmantyo mendapatkan
mandat ini, karena Presiden RI Ir. H. Joko Widodo pernah bercerita bahwa di Wamena ada 1
juta masyarakat. Dan kalau mengangkut barang dari Jayapura ongkosnya Rp.10.000
per kilo, sedangkan di Wamena ongkosnya bisa jadi 30 kali lipat.
Seorang Kepala Desa Nduga, Kota Kenyam bernama Haris mengakui bahwa adanya
pembangunan ini sudah cukup membuatnya senang, karena daerahnya bisa lebih maju
seperti daerah lainnya. Meski
begitu dia mengaku belum merasakan dampak langsung seperti turunnya harga bahan
makanan dan bahan bakar. Termasuk untuk transportasi, Haris harus menggunakan
pesawat untuk dapat mencapai wilayah kota dengan ongkos yang tidak murah. “Di sini untuk menuju Wamena, misalnya
menggunakan pesawat, kita harus charter seharga 37 juta rupiah,” ujarnya.
Sementara itu menurut Bupati Kabupaten
Nduga, Yairus Gwijangge, pembangunan jalan ini juga turut
disambut senang oleh masyarakat, dan
Bupati sangat mengapresiasi kepada Panglima TNI. “Saya ucapkan terima kasih kepada
Panglima TNI Bapak Jenderal TNI Gatot Nurmantyo yang diberikan mandat
secara langsung oleh Presiden RI
Ir. H. Joko Widodo untuk
menjalankan pembangunan jalan di sini,” tuturnya.
Untuk pembangunan ruas jalan Mumugu hingga Wamena, rencananya akan ada tujuh ruas jalan.
Jalan-jalan itu antara lain : Ruas Wamena - Habema
47,60 Km; Ruas Habema - Mbua
45,81 Km; Ruas Mbua - Mugi 25,48
Km; Ruas Mugi-Paro 32,00 Km; Ruas Paro - Kenyam 81,71 Km; Ruas Kenyam - Batas Batu 31,99 Km dan Ruas
Batas Batu - Mumugu 14,00 Km.puspen/linda.





