100 Prajurit Satgas MTF TNI terima Penghargaan
https://satunusantaranews.blogspot.com/2015/11/100-prajurit-satgas-mtf-tni-terima.html
Jakarta (Satunusantara) Sekitar 100 Prajurit TNI yang tergabung dalam Satuan
Tugas Maritime Task Force (Satgas MTF) TNI Kontingen
Garuda XXVIII-G/Unifil (United Nations Interim Force In Lebanon) menerima
penganugerahan tanda kehormatan Satya Lencana Santi Dharma dari Presiden Republik Indonesia berdasarkan Keputusan
Presiden RI Nomor 54/TK/Tahun 2015 tanggal 16 Juni 2015 atas dedikasi serta kontribusi terhadap
misi perdamaian PBB Unifil di Lebanon. Penghargaan itu diberikan secara
langsung oleh Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo dalam suatu upacara
militer yang dilaksanakan di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur.
Satgas MTF TNI Konga XXVIII-G/Unifil yang dipimpin
oleh Letkol Laut (P) I.G.P. Alit Jaya sehari hari menjabat Komandan
KRI SIM-367 terdiri dari Kobangdikal 85 personel, Koarmatim 1 personel,
Lantamal V 1 personel, Lantamal VII 1 personel, Penerbal 7 personel ,
telah berhasil melaksanakan tugas menjaga laut di dalam wilayah yurisdiksi
Lebanon dengan menggunakan KRI Sultan Iskandar Muda 367 dan turut membawa
alutsista Helly Bollkow BO-105/NV-410.
Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo dalam
sambutannya menyampaikan bahwa dalam upacara penerimaan ini, atas nama komando
saya ucapkan selamat kembali ke tanah air dan terima kasih yang tulus, serta
penghargaan yang tinggi atas dedikasi, loyalitas dan prestasi, kepada para
prajurit Satgas MTF TNI Konga XXVIII-G/Unifil, yang telah melaksanakan tugas
pada misi PBB Unifil dengan baik dan sukses. Adalah suatu
keniscayaan bahwa prestasi yang para prajurit sekalian capai telah semakin
mengukuhkan kepercayaan dan pengakuan dunia terhadap TNI dan negara atas
komitmen dan tugas-tugas Misi Perdamaian PBB.
“Prestasi-prestasi tersebut harus dijaga dan ditingkatkan di masa
yang akan datang, baik dari aspek manajerial maupun operasional, baik di bidang
pengetahuan daerah operasi, kepemimpinan dan komuniksasi sosial maupun
keterampilam keprajuritan”, ujar Panglima TNI.
Dalam kesempatan tersebut, Panglima TNI menyampaikan bahwa dalam
waktu dekat bangsa Indonesia akan melaksanakan pesta demokrasi Pilkada 2015.
Untuk itu, kepada segenap prajurit untuk senantiasa mempedomani komitmen
netralitas TNI, dan senantiasa menjaga kesiapsiagaan satuan, serta jaga dan
tingkatkan kebersamaan serta koordinasi yang baik TNI-Polri dalam melaksanakan
tugas-tugas keamanan bersama.
“Saya tidak akan memberikan toleransi terhadap tindakan prajurit
TNI yang merusak hubungan baik TNI-Polri, hal ini penting untuk menjadi
perhatian para Komandan Satuan dan seluruh prajurit TNI, karena netralitas TNI
kesiapsiagaan satuan dan kebersamaan TNI-Polri, adalah jaminan terciptanya
situasi nasional yang kondusif dan jaminan bagi terciptanya persatuan dan
kesatuan rakyat Indonesia”, tegas Jenderal TNI Gatot Nurmantyo.puspen/linda.






