Tanjung Lesung Berbenah

Tertawalah selagi Gratis
video-shooting-dan-fotografi
Video Shooting & Fotografi
Mengabadikan Momen, Menceritakan Cerita — Solusi Profesional untuk Video Shooting & Fotografi Anda.
0813-1615-8974
Info Lengkap
Banten (SatuNusantara)- Pariwisata Banten tak hanya Anyer atau karang Bolong tapi ada lokasi yang lebih eksotis dekat dengan taman nasional Ujung Kulon. Tanjung Lesung dengan pasir putihnya yang menawan siap berbenah lewat kesepakatan Pelindo II dan PT Jababeka selaku pengembang kawasan Tanjung Lesung yang akan membangun dermaga untuk kapal pesiar bersandar di sana.

Tanjung Lesung lokasinya berada di pemerintahan Pandeglang dengan luas wilayah 150 hektar. Menjadi primadona tempat wisata selalu ramai dikunjungi wisatawan dan masih banyak pantai-pantai yang asri dan natural di kawasan yang menjorok ke laut mirip lesung itu, maka dinamakan Tanjung Lesung.

Panorama Tanjung Lesung masih sangat alami dan terawat. Dengan pasirnya yang putih dan batuan karang yang terjaga dengan baik dan tidak ada tanda kerusakan meskipun banyak pengunjung. Menariknya di tempat wisata Tanjung Lesung adalah kawasan yang terletak di daerah bagian utara yang menghadirkan tebing yang tidak begitu curam dan membentuk laguna dengan air tenang dan kedalaman sampai 5 meter ke dalam laut.

"Kami juga ingin membantu tourisme. Sekarang hanya Singapura saja yang punya kawasan marina dan cruise terminal. Kenapa Indonesia enggak?" kata Direktur Utama Pelindo II R.J. Lino, saat penandatanganan kesepakatan beberapa bulan lalu.

Pelindo II masih menyiapkan rencana pengerjaan proyek. Enam bulan lagi diperkirakan proyek akan dimulai. Khusus untuk cruise terminal, ujar Lino, rencananya sepanjang 300 meter yang mampu menampung kapal pesiar besar.
Lokasi dermaganya sendiri berada tepat di sisi Tanjung Lesung Beach Hotel salah satu property milik PT Jababeka selaku pengembang kawasan. Indra General Manager hotel tersebut menuturkan, nantinya kapal pesiar yang singgah bisa bisa lebih lama tinggal di Tanjung Lesung. Karena itu kami mulai menyiapkan segala hal, dimulai dengan menyediakan seni dan budaya, dan kini setiap sabtu malam pihak hotel menyuguhkan kebudayaan asli Banten seperti Debus yang sudah mendunia itu serta tari lainnya.

Selain menyuguhkan seni, mereka juga membenahi pantai dari pecahan karang akibat hantaman ombak dan menata lokasi untuk tamu atau wisatawan yang akan melakukan resepsi pernikahan di hotel itu. “Wedding di tepi pantai itu tak hanya di Bali, Tanjung Lesung pun cantik dengan pasir putihnya, bahkan latarbelakangnya pun paling eksotis, gunung Krakatau yang tak bisa ditemukan dimanapun. Syukur-syukur nanti ada penumpang kapal pesiar yang merayakan hari terindahnya di sini,” tambahnya.

kawasan marina itu direncanakan bisa menampung 600 kapal, 300 kapal dari pemilik vila di Tanjung Lesung dan 300 kapal untuk umum. Tanjung Lesung merupakan kawasan ekonomi khusus pariwisata yang ditetapkan oleh pemerintah melalui Peraturan Pemerintah Nomor 26 Tahun 2012. Lewat anak usahanya, PT Banten West Java Tourism Development Corporation, PT Jababeka menjadi pemilik sekaligus pengelola kawasan Tanjung Lesung yang saat ini memiliki 105 unit vila dan fasilitas pariwisata lainnya. (apr/foto apr

Konsultan HRD

Related

Edisi July 8251451457491882810

Post a Comment

emo-but-icon

item