ICSS Butuh Pemahaman Tinggi Ketahanan Informasi dan Keamanan Siber
https://satunusantaranews.blogspot.com/2015/08/icss-butuh-pemahaman-tinggi-ketahanan.html
Jakarta (SatuNusantara)- Butuh pemahaman yang tinggi terhadap Ketahanan Informasi dan Keamanan Siber yang semakin berkembang, lantaran akan mempengaruhi semua lapisan masyarakat, baik itu nasional, lokal, atau pribadi. Dengan melalui keyboard, negara-bangsa, kelompok teroris, organisasi bernegara, dan individu nakal dapat meluncurkan serangan siber dari mana saja, kapan saja, mengganggu dan merusak demokrasi dan cara hidup kita.
Indonesia Cyber Security Summit (ICSS) membangun kolaborasi yang menyatukan Akademi (Academy), Bisnis (Bussiness) dan kepentingan Pemerintah (Goverment) untuk meningkatkan kemanan siber di Indonesia, baik di tingkat domestik dan regional.
Keamanan siber tidak dapat ditampung dan diserahkan kepada salah satu sektor, karena lingkupnya yang luas sehingga membutuhkan keterlibatan aktif dari semua pemangku kepentingan. Dengan kata lain, sifat kritis kontrol keamanan siber dan penegakannya berlaku di setiap sektor industri.

Target tradisional seperti keuangan, ritel dan kesehatan perusahaan telah berkembang dan menunjukkan kematangan dalam strategi keamanan mereka, sementara target baru, termasuk manufaktur, utilitas, elektronik dan sumber daya alam, berada pada tingkat 'siaga tinggi' karena "hacktivism" dan kegiatan teroris.
Hacker sedang melakukan serangan cerdas, morphing agen ancaman dan memulai serangan siluman yang memanfaatkan kontrol yang lemah dan kesenjangan proses untuk lolos kontrol perusahaan. Menambah kesengsaraan regulator keamanan dan pembuat hukum yang berubah persyaratan peraturan yang membuatnya lebih kompleks untuk mengamankan bisnis. Dan tantangan utamanya menciptakan kesadaran yang diperlukan dan membangun tim arsitek keamanan dan ilmuwan Data untuk menjaga bisnis dengan kecerdasan.
The 2nd Annual ICSS dan The 1st Indonesia Chief Information Officer (id.CIO) dalam pertemuan nasionalnya membahas 'pertumbuhan baru ekonomi digital dan cara melindunginya dari ancaman siber". Jadi memastikan keamanan di dunia maya adalah prioritas tinggi untuk semua orang yang terlibat dan pentingnya akan tumbuh pada kecepatan yang sama dengan layanan baru yang sedang dikembangkan. Perang melawan ancaman cyber memastikan bahwa Internet dan saluran ponsel menepati janji mereka dalam menyampaikan pertumbuhan ekonomi Indonesia.
Cyber Security Forum Indonesia (ICSF) dan Chief Information Forum Indonesia (id.CIO) percaya bahwa Indonesia secara unik diposisikan untuk menjadi salah satu yang pertama di ASEAN untuk mengembangkan dan praktek model pendekatan kolaboratif atau "pendekatan multi-stakeholder" dalam keamanan cyber melibatkan Akademisi, Bisnis dan Government (ABG). (mdtj/foto:ist



