Kapal Spesifik Dirawat Spesifik
https://satunusantaranews.blogspot.com/2016/03/kapal-spesifik-dirawat-spesifik.html
Jakarta
(satunusantara) TNI AL menerima dua kapal survei dari
Kementerian Pertahanan, kapal dengan teknologi generasi terakhir ini merupakan
kapal paling canggih di kawasan Asean. Kapal ini sangat spesifik karena itu
perwatan dan penanganannya juga diperlukan hal yang sama. Demikian menurut Sekjen Kemhan Laksamana Madya Widodo, di dermaga Kolinlamil, Tanjung Priok, Jakarta.
Menurutnya, kapal seperti KRI
Rigel dan KRI Spica sangat spesisifik karena itu dibutuhkan perawatan yang juga
spesifik, sehingga mau tidak mau TNI AL harus mulai mandiri, dan itu akan mereka
lengkapi secara bertahap targetnya hingga 2024.
Sebagaimana rencana
pemerintah yang ingin memperkuat wilayah kebaharian, dan ini salah satu bukti bagaimana
membangun infrastruktur laut. Dua kapal ini digunakan untuk survei seperti
pembuatan pelabuhan, alur laut atau sumberdaya keluatan lainnya. Dan kapal ini menggunakan
anggaran tahun lalu.
Menyinggung kecanggihan dua
kapal yang baru saja diterima TNI AL, dua kapal itu buatan Perancis. Sebenarnya
Indonesia juga melakukan kerjasama dengan Korea Selatan membangun industri
militer, salah satunya adalah pembuatan kapal selam. Berdasarkan perjanjian
seharusnya satu kapal selam sudah bisa digunakan tahun ini, namun hingga kini
belum terlihat.
Menurutnya, pengadaan
kapal selam itu sudah direncanakan, dan memang ada beberapa kendala teknis. Jika
hal itu dipaksakan hasilnya nanti tidak optimal. Karena itu mereka mengikuti mekanisme yang ada
dan berharap keterlambatan itu tidak terlalu berpengaruh pada kesiapan MEF itu
sendiri.
Saat disinggung soal
kesiapan PT PAL, Widodo mengatakan, mereka tengah persiapan, tinggal pemerintah
mengucurkan anggaran untuk peningkatan kapasitasnya guna meningkatkan
kemampuannya. Berdasarkan rencana tahap ketiga PT PAL hanya bertindak sebagai asembling
belum pembangunan, di tahap selanjutnya mereka membangun kapal selam.linda.




