Jalankan Diplomasi Pertahanan, Athan RI di Kuala Lumpur temui Jenderal Malaysia
https://satunusantaranews.blogspot.com/2016/01/jalankan-diplomasi-pertahanan-athan-ri.html
Jakarta (satunusantara) Dalam rangka menjalankan diplomasi pertahanan
dan memperkuat hubungan kerjasama militer antara kedua negara, Atase Pertahanan
(Athan) RI di Kuala Lumpur-Malaysia Kolonel Arm Iwan Bambang Setiawan, S.IP
melaksanakan kunjungan kehormatan secara berturut-turut kepada 2 (dua) Petinggi
Militer Tentera Darat Malaysia (TDM) yaitu Panglima 1 Divisyen (Panglima
Divisi-1) TDM Mejar Jeneral Datuk Stephen Mundaw dan Panglima Army
Eastern Field Command (Komando AD Wilayah Timur) TDM Leftenan Jeneral
Datuk Mohd Zaki Haji Mokhtar di Markas mereka masing-masing, di
Komplek Muara Tuang Camp, Kuching, Malaysia, Sabtu(30/1/2016). Dalam kunjungan
kehormatan itu, Athan RI didampingi oleh Kepala Indonesia Liaison
Officer (ILO) TNI Letkol Inf M. Iqbal Zulkarnaen.
Kolonel Arm Iwan Bambang
Setiawan, S.IP dalam pembicaraannya secara terpisah kepada dua Jenderal
Malaysia tersebut menyampaikan terima kasih atas kesediaan menerima kunjungan
kehormatan tersebut, karena sejak menjabat sebagai Athan RI di Kuala
Lumpur pada bulan Oktober 2015 belum dapat melaksanakan kegiatan tersebut
mengingat padatnya kesibukan masing-masing, sehingga kunjungan tersebut
dimaksudkan untuk memperkenalkan diri secara resmi sebagai Athan RI yang baru
sekaligus mengenal lebih dekat tentang Divisi Infanteri Pertama dan Komando AD
Wilayah Timur TDM.
Pada kesempatan itu,
Kolonel Arm Iwan Bambang Setiawan,S.IP juga berdiskusi tentang satuan-satuan
TDM yang berada di wilayah Sarawak dan Sabah, termasuk rencana pengembangan
satuan-satuan baru TDM di sepanjang perbatasan Malaysia di Kalimantan. Dalam
diskusi tersebut, Panglima Wilayah Timur menyinggung rencana penambahan
kekuatan satuan baru setingkat Brigade yang bertugas khusus menjaga perbatasan
di Kalimantan, seperti Brigade-30 yang saat ini sudah tergelar di wilayah
perbatasan darat Malaysia dengan Thailand.
Menanggapi penyampaian
Athan RI, baik Mayjen Datuk Stephen Mundaw (Jenderal pertama Malaysia dari Suku
Dayak Iban) maupun Letjen Datuk Mohd Zaki menyambut hangat perkenalan diri
tersebut. Kedua Jenderal itu berharap,agar kunjungan Athan RI dapat mempererat
silaturahmi dan hubungan kerjasama antara kedua Angkatan Darat. Terkait dengan
beberapa hal yang ditanyakan oleh Athan RI, kedua Jenderal menyampaikan jawaban
dengan cukup lugas dan jelas. Selanjutnya sesuai kebiasaan yang berlaku, acara
pertemuan tersebut diakhiri dengan pertukaran cendera mata berupa plakat dan
penandatangan buku kunjungan hormat.
Tentera Darat Malaysia
saat ini memiliki 2 (dua) Komando Utama AD setingkat Korp yang masing-masing
dipimpin oleh Perwira Tinggi AD berpangkat Bintang 3 (Letjen), setara dengan
Kostrad di Indonesia. Artinya, TDM saat ini memiliki 2 Kotama setingkat
Kostrad di Malaysia, yang masing-masing bertanggungjawab atas kedua wilayah
yang cukup luas.
Komando AD Wilayah Barat
(Army Western Field Command) bertanggungjawab untuk wilayah
Semenanjung Malaysia, yang dibagi menjadi 3 Divisi Infanteri. Sementara Komando
AD Wilayah Timur (Army Eastern Field Command) bertanggungjawab atas
seluruh wilayah Malaysia yang berada di Pulau Kalimantan (Malaysia Timur) dan
dibagi menjadi 2 Divisi Infanteri, yaitu Divisi Infanteri Pertama dan 1 Divisi
lagi (Divisi-5) yang masih berupa satuan kerangka. Dengan demikian, otomatis
pengamanan perbatasan darat dengan Indonesia secara operasional berada di bawah
kendali Komando AD Wilayah Timur TDM.
Sejak tahun 1967,
kerjasama pengamanan perbatasan darat kedua negara sepanjang 2004 kilometer
antara TNI AD dengan TDM telah berlangsung dengan baik dan lancar. Hal ini
dapat dilihat dari efektivitas pos-pos gabungan bersama antara TNI AD dan TDM
yang didirikan sepanjang perbatasan darat Indonesia-Malaysia serta pelaksanaan
patroli-patroli terkoordinasi sepanjang tahun yang dilaksanakan antara kedua
Angkatan Darat tersebut.pendam/inda.





