69 Perwira Tinggi TNI terima Tanda Kehormatan Negara
https://satunusantaranews.blogspot.com/2016/01/69-perwira-tinggi-tni-terima-tanda.html
Jakarta (satunusantara) Sebanyak 69 Perwira Tinggi TNI (AD,
AL, AU) menerima Tanda Kehormatan Negara berupa Bintang Kartika Eka Paksi Utama, Bintang
Dharma, Bintang Yudha Dharma Pratama dan Bintang Yudha Dharma Nararya, yang
disematkan langsung oleh Panglima TNI Jenderal
TNI Gatot Nurmantyo, di Mabes TNI Cilangkap
Jakarta. Tanda Kehormatan tersebut berdasarkan Keputusan
Presiden RI No 117/TK/Tahun 2015 Tanggal 15 Juli 2015, Keputusan Presiden
RI No 79/TK/Tahun 2015 Tanggal 4 November 2015 dan Keputusan Presiden RI No
90/TK/Tahun 2015 Tanggal 7 Agustus 2015.
Perwira Tinggi (Pati) TNI yang
menerima “Bintang Kartika Eka
Paksi Utama” sebanyak 1 (satu) orang yaitu Kepala Staf
Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Mulyono. Sedangkan para Pati TNI
yang menerima “Bintang Yudha
Dharma Pratama”, sebanyak 26 orang yaitu Laksdya TNI
Widodo S.E., M.Sc (Wakasal), Laksdya TNI Dr. Desi Albert Mamahit, M.Sc
(Kabakamla), Letjen TNI Tory Djohar Banguntoro (Waka BIN), Mayjen TNI I Made
Sukadana (Ta Ahli Pengkaji Kewaspadaan Nasional Lemhannas), Mayjen TNI Erro
Kusnara, S.Ip (Staf Khusus Kasad), Mayjen TNI Johny L. Tobing (Asops
Kasad), Mayjen TNI Witjaksono, M.Sc (Staf Ahli Menhan Bid Keamanan), Mayjen TNI
Andrie T.U Soetamo, S.E. MDS (Sahli Bid Lipengtek Kemenpolhukam), Mayjen TNI M.
Thamrin Marzuki (Deputi Bid Dalam Negeri BIN), Mayjen TNI Nana Rohana, S.E.
(Sahli Bid Hankam Wantannas), Mayjen TNI Mulyono, SH, S.IP., M.H (Kadilmiltama
MA), Mayjen TNI Wiyarto S.Sos (Aster Panglima TNI), Mayjen TNI Bambang
Hartawan, M.Sc (Ta. Ahli Pengajar Bid Hubint Lemhannas), Mayjen TNI Hinsa
Siburian (Pangdam XVII/Cen), Laksda TNI Zufri Zaenal Abidin S.E (Irjenal), Laksda
TNI Herry Setianegara S.Sos., S.H., M.M (Danseskoal), Laksda TNI Ir. Eko Djalmo
Asmadi, M.H. (Deputi Bid Pengkajian dan penginderaan Wantannas), Mayjen TNI
(mar) Achmad Faridz W (Asintel Panglima TNI), Laksda TNI I.N.G.N. Aryatmaja,
S.E (Staf Khusus Kasal), Laksda TNI Adam Suwardi Pangerang, S.E. (Staf Khusus
Kasal), Laksda TNI Ir. Yuhastihar (Deputi Bid Taplai Bangsa Lemhannas), Laksda
TNI Tri Wahyudi Sukarno, S.E., M.M ( Dankobangdikal), Laksda TNI Untung
Suropati (TA Pengkaji Bid Sismennas Lemhannas), Laksda TNI Arie Henricus
Sembiring M. (Asrena Kasal), Laksda TNI Ari Soedewo, S.E. (Asops Kasal) dan Laksda
TNI Siwi Sukma Adji (TA Pengkaji Bid SKA Lemhannas).
Sementara itu, para Pati TNI yang menerima “Bintang Yudha Dharma Nararya”, sebanyak 41 orang yaitu Mayjen TNI Andogo Wiradi (Deputi V Kepala Staf Kepresidenan), Mayjen TNI Robby Win Kadr (Staf Khusus Kasad), Mayjen TNI Syahiding (Ta. Ahli Pengajar Bid. Ilpengtek Lemhannas), Mayjen TNI Kaharudin Wahab (Sahli Bid Ideologi dan Politik BIN), Brigjen TNI Heros Paduppai (Irum Itjen Kemhan), Brigjen TNI Achmad Supriyadi (Asdep Koorwiltas dan Taru Pertahanan Deputi Menkopolhukam), Brigjen TNI Muhammad Sofwat Nasution (Deputi Bid. Pembinaan dan Persandian Lemsaneg), Brigjen TNI Juwondo (Dir Opsdik Debid Dik Pim Tk. Nasional Lemhannas RI), Brigjen TNI Sugeng Subagio (Kabinda Jabar BIN), Brigjen TNI Dra. Purwanti, S.H., M.H. (Kaorjen TNI), Brigjen TNI Afni Boer (Dir Monitoring Deputi Bid. Intelijen Tekhnologi BIN), Brigjen TNI Chandra W. Sukotjo, M.Si (Pati BIN untuk Sekretaris I Kedubes RI di Australia), Laksda TNI Ir. Djoko Sulistyanto M.M (Staf Khusus Kasal), Laksda TNI Agus Heryana S.E. (Aspam Kasal), Laksda TNI Agus Setiadji (Sahli Bid Ketahanan Nasional Kemenkopolhukam), Laksda TNI Achmad Taufiqoerrochman M. S.E. (Pangarmabar), Laksda TNI Aan Kurnia S.Sos (Pangkolinlamil), Laksma TNI Djajeng Tirto Soedarsono S.PI., S.H., M. H. (Dir C Bais TNI), Laksma TNI Ir. Rusmali Anggawiria (Direvdik Debid Dik Pim Tk Nasional Lemhannas), Laksma TNI Eko Purwanto (Bandep Lingstrareg Setjen Wantannas), Laksma TNI I.G. Putu Wijamahadi, S.H. (Waasops Kasal), Laksma TNI Ir. Achmad Djamaludin, M.A.P (Waasrena Kasal), Laksma TNI Maheranto, S.E., M.M (Irben Itjen TNI), Laksma TNI Mulyadi, S.Pi., M.AP (Waaslog Kasal), Laksma TNI Ir. Fery Sidjaja (Pati Sahli Kasal Bid. Iptek), Laksma TNI Harjo Susmoro, S. Sos, S.H., M.H (Waasops Panglima TNI), Laksma TNI Ir. Listiyanto (Kapusada Baranahan Kemhan), Brigjen TNI (Mar) Bambang Suswantono S.H., M.H (Wadan Paspampres), Laksma TNI Heru Kusmanto (Danlantamal X/Jpr Koarmatim), Laksma TNI Anwar Saadi S.H (Dir G Bais TNI), Laksma TNI E. Estu Prabowo, S.M., M.Sc (Karohumas Settama Lemhannas), Marsma TNI Anastasius Sumadi (Pa Sahli Tk III Bid Ekkudag Panglima TNI), Marsma TNI Baskoro Alrianto, M.Sc (Karo Telematika Settama Lemhannas), Marsma TNI Arif Ichwan, S.E. (Staf Khusus Kasau), Marsma TNI Emir Panji Dermawan (Wadan Seskoau), Marsma TNI Sungkoro, S.E., M.Si (Staf Khusus Kasau), Marsma TNI Suwandi Mihardja, M.D. (Asdep Koord Doktrin dan Strategi Hanneg Kemenkopolhukam), Marsma TNI Yoyok Yekti Setiyono (Karoren dan Ku Settama Lemhannas), Marsma TNI Fachri Adamy (Danlanud Iswahyudi), Marsma TNI Tamsil Gustari Malik (Pangkosek Hanudnas IV/Biak) dan Marsda TNI (Purn) Rasrendro Bowo S, S.E.. Sedangkan Pati TNI yang menerima “Bintang Dharma” sebanyak 1 (satu) orang yaitu Laksdya TNI Widodo S.E., M.Sc (Wakasal).
Sementara itu, para Pati TNI yang menerima “Bintang Yudha Dharma Nararya”, sebanyak 41 orang yaitu Mayjen TNI Andogo Wiradi (Deputi V Kepala Staf Kepresidenan), Mayjen TNI Robby Win Kadr (Staf Khusus Kasad), Mayjen TNI Syahiding (Ta. Ahli Pengajar Bid. Ilpengtek Lemhannas), Mayjen TNI Kaharudin Wahab (Sahli Bid Ideologi dan Politik BIN), Brigjen TNI Heros Paduppai (Irum Itjen Kemhan), Brigjen TNI Achmad Supriyadi (Asdep Koorwiltas dan Taru Pertahanan Deputi Menkopolhukam), Brigjen TNI Muhammad Sofwat Nasution (Deputi Bid. Pembinaan dan Persandian Lemsaneg), Brigjen TNI Juwondo (Dir Opsdik Debid Dik Pim Tk. Nasional Lemhannas RI), Brigjen TNI Sugeng Subagio (Kabinda Jabar BIN), Brigjen TNI Dra. Purwanti, S.H., M.H. (Kaorjen TNI), Brigjen TNI Afni Boer (Dir Monitoring Deputi Bid. Intelijen Tekhnologi BIN), Brigjen TNI Chandra W. Sukotjo, M.Si (Pati BIN untuk Sekretaris I Kedubes RI di Australia), Laksda TNI Ir. Djoko Sulistyanto M.M (Staf Khusus Kasal), Laksda TNI Agus Heryana S.E. (Aspam Kasal), Laksda TNI Agus Setiadji (Sahli Bid Ketahanan Nasional Kemenkopolhukam), Laksda TNI Achmad Taufiqoerrochman M. S.E. (Pangarmabar), Laksda TNI Aan Kurnia S.Sos (Pangkolinlamil), Laksma TNI Djajeng Tirto Soedarsono S.PI., S.H., M. H. (Dir C Bais TNI), Laksma TNI Ir. Rusmali Anggawiria (Direvdik Debid Dik Pim Tk Nasional Lemhannas), Laksma TNI Eko Purwanto (Bandep Lingstrareg Setjen Wantannas), Laksma TNI I.G. Putu Wijamahadi, S.H. (Waasops Kasal), Laksma TNI Ir. Achmad Djamaludin, M.A.P (Waasrena Kasal), Laksma TNI Maheranto, S.E., M.M (Irben Itjen TNI), Laksma TNI Mulyadi, S.Pi., M.AP (Waaslog Kasal), Laksma TNI Ir. Fery Sidjaja (Pati Sahli Kasal Bid. Iptek), Laksma TNI Harjo Susmoro, S. Sos, S.H., M.H (Waasops Panglima TNI), Laksma TNI Ir. Listiyanto (Kapusada Baranahan Kemhan), Brigjen TNI (Mar) Bambang Suswantono S.H., M.H (Wadan Paspampres), Laksma TNI Heru Kusmanto (Danlantamal X/Jpr Koarmatim), Laksma TNI Anwar Saadi S.H (Dir G Bais TNI), Laksma TNI E. Estu Prabowo, S.M., M.Sc (Karohumas Settama Lemhannas), Marsma TNI Anastasius Sumadi (Pa Sahli Tk III Bid Ekkudag Panglima TNI), Marsma TNI Baskoro Alrianto, M.Sc (Karo Telematika Settama Lemhannas), Marsma TNI Arif Ichwan, S.E. (Staf Khusus Kasau), Marsma TNI Emir Panji Dermawan (Wadan Seskoau), Marsma TNI Sungkoro, S.E., M.Si (Staf Khusus Kasau), Marsma TNI Suwandi Mihardja, M.D. (Asdep Koord Doktrin dan Strategi Hanneg Kemenkopolhukam), Marsma TNI Yoyok Yekti Setiyono (Karoren dan Ku Settama Lemhannas), Marsma TNI Fachri Adamy (Danlanud Iswahyudi), Marsma TNI Tamsil Gustari Malik (Pangkosek Hanudnas IV/Biak) dan Marsda TNI (Purn) Rasrendro Bowo S, S.E.. Sedangkan Pati TNI yang menerima “Bintang Dharma” sebanyak 1 (satu) orang yaitu Laksdya TNI Widodo S.E., M.Sc (Wakasal).
Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo dalam amanatnya menyampaikan
bahwa, Tanda Kehormatan Negara adalah penghargaan Negara yang diberikan
oleh Presiden kepada seseorang, Kesatuan, Institusi Pemerintah, atau organisasi
atas darma bakti dan kesetiaannya yang luar biasa terhadap bangsa dan negara.
Karenanya tanda kehormatan merupakan sesuatu yang memiliki nilai tinggi, karena
setiap penerimanya merupakan orang-orang terhormat dan pantas dihormati oleh
negara. Negara menganugerahkan penghargaan berupa Tanda Kehormatan Negara yang
sudah diseleksi secara cermat, dinilai dengan penuh ketelitian, bukan hanya
kinerjanya dalam satuan tetapi juga tentang kesetiaannya, dedikasinya, bahkan
keberaniannya untuk rela berjuang dan berkorban demi bangsa dan negara.
“Agar para perwira memiliki kebanggaan yang seutuhnya, bukan
semata bangga dengan tanda kehormatan yang tersemat didadanya melainkan juga
bangga dengan segala jerih payah perjuangan dan pengorbanan dalam
mendarmabaktikan untuk tugas mulia sebagai penegak kedaulatan Negara Kesatuan
Republik Indonesia,” ujar Jenderal TNI Gatot Nurmantyo.
Jenderal TNI Gatot Nurmantyo juga mengatakan bahwa, esensi
dari kebanggaan yang harus senantiasa ada dan terus digelorakan dalam diri
setiap perwira dalam rangka memelihara dan meningkatkan semangat, militansi,
jiwa juang dan etos kerja dalam menunaikan tugas yang diembankan negara. “Penyematan
Tanda Kehormatan Negara juga memiliki pesan moral untuk membawa TNI hingga
memiliki daya tangkal yang patut dibanggakan dalam menjalankan tugas penegakan
kedaulatan Negara. Amanah dalam setiap pundak perwira pada masa depan akan
semakin berat dan kompleks seiring dengan perkembangan situasi global,
regional, dan nasional yang semakin dinamis,” tegas Panglima TNI.
Mengakhiri sambutannya Jenderal TNI Gatot Nurmantyo menyampaikan
bahwa, para perwira mampu mengoptimalkan kualitas dan etos kerja yang tinggi
guna mencapai optimalisasi tugas pokok yang diembankan kepada perwira semuanya,
dalam kaitan tersebut tentunya harus senantiasa menjaga dan meningkatkan
soliditas, solidaritas dan sinergitas TNI disetiap strata satuan masing-masing
serta meningkatkan semangat, kebanggaan dan jiwa korsa yang tinggi, namun tidak
dalam arti sempit terutama dalam menyikapi perbedaan pendapat atau bentuk
kesalahpahaman yang tidak perlu, hal ini merupakan modal dalam mewujudkan
soliditas dan solidaritas nasional. “Tugas Pokok TNI dalam penegakan
kedaulatan negara berada di pundak kita semua,” pungkas Panglima TNI.puspen/linda.





