Panglima TNI: Jadikan Kebersamaan TNI dan Polri Sebagai Denyut Dalam Pengabdian
https://satunusantaranews.blogspot.com/2015/11/panglima-tni-jadikan-kebersamaan-tni.html
Jakarta (Satunusantara) Pendidikan ini mengandung arti sebuah
kebersamaan, kekompakan, rasa setia kawan, senasib dan seperjuangan, maka
jadikan kebersamaan antara TNI dengan Polri dalam denyut pengabdianmu kelak.
Demikian dikatakan Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo pada
acara Wisuda Prajurit dan Bhayangkara Akademi TNI dan Akpol sebanyak 800
orang, di Lapangan Upacara Sapta Marga Akmil Magelang, Jawa Tengah.
Wisuda Taruna dan Taruni
tersebut berdasarkan Keputusan Panglima TNI Nomor Kep/899/XI/2015 tentang
pengangkatan prajurit Taruna/Taruni Akademi TNI Tahun Anggaran 2015, dan Keputusan
Gubernur Akpol Nomor Kep/126/X/2015 tentang Kelulusan Diksar Integrasi
Kemitraan Akademi TNI dan Akpol serta kenaikan pangkat dari Calon
Bhayangkara Taruna menjadi Bhayangkara Dua Taruna Akpol Angkatan ke-50 tahun
2015.
Lebih lanjut Panglima
TNI menyatakan bahwa, kawah Chandradimuka telah mampu merubah sikap dan
perilaku dari masyarakat sipil menjadi sosok Taruna Taruni Akademi TNI dan
Polri. Pendidikan Dasar Integrasi Kemitraan Akademi TNI dan
Polri, pada hakekatnya merupakan pendidikan dasar keprajuritan dan menjadi
dasar untuk mengikuti jenjang pendidikan selanjutnya. Selama tiga bulan
para Taruna dan Taruni di didik dan digembleng dikawah Chandradimuka Lembah
Tidar banyak suka duka yang dialami, semua itu merupakan bekal bagi Taruna dan
Taruni.
Dalam kesempatan
tersebut, Jenderal TNI Gatot Nurmantyo memberikan apresiasi kepada seluruh
Taruna Taruni Akademi TNI dan Polri karena disaat teman-temannya diluar
menikmati berbagai kebebasan dan suka cita, namun tidak demikian dengan Taruna
Taruni yang telah memilih jalan yang sulit tetapi dengan keteguhan hati dan
niat suci bertekad menjadi Bhayangkari negara.
“Kalian rela melewati
jalan yang curam dan berliku, karang yang terjal dan tajam serta penuh terpaan
angin yang kencang. Disamping itu, orang tua dan saudara yang selalu
dirindukan, dibutuhkan keberadaan dan perhatian para Taruna Taruni, namun
memilih untuk berpisah jauh demi memenuhi dan menunaikan panggilan hati”, kata
Panglima TNI.
Sebelum mengakhiri
amanatnya, Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo memberikan atensi
antara lain, dalam melaksanakan pendidikan harus fokus terhadap arah dan tujuan ;
lakukan dengan penuh kedisiplinan dan dedikasi yang tinggi, tugasmu hanya
belajar dan berlatih untuk memimpin ; lakukan semua latihan dengan hati do
by heart disini bersama-sama sebagai rekan seperjuangan. “Kelak
akan menjadi prajurit TNI maupun Polri maka pupuk kebersamaan, kedekatan, rasa
senasib sepenanggungan dan pelihara komunikasi secara intensif mulai saat ini,
selama penugasan nanti sampai akhir hayat”, pungkasnya.puspen/linda.






