Indonesia Tuan Rumah Kejuaraan Dunia 9th World Junior, Cadet dan U-21
https://satunusantaranews.blogspot.com/2015/11/indonesia-tuan-rumah-kejuaraan-dunia.html
Jakarta (Satunusantara) Indonesia tuan rumah kejuaraan
karate bergengsi kelas dunia, “The 9th World Junior, Cadet & Under
21 Karate Championships 2015” yang akan dilaksanakan pada 12-15
November 2015 di Indonesia Convention Exhibition (ICE), Bumi Serpong Damai,
Tangerang Selatan - Banten.
Acara ini diselenggarakan oleh organisasi World
Karate Federation (WKF) bersama dengan Federasi Olahraga Karate-Do
Indonesia (FORKI) yang dipimpin Jenderal TNI Gatot Nurmantyo.
FORKI untuk menggelar kejuaraan dunia akbar ini,
melakukan lobi dan kerja keras serta melalui perjuangan yang cukup panjang
sejak di kejuaraan dunia WKF senior (dalam kongres WKF) di Paris tahun 2012,
kemudian saat kejuaraan dunia Junior, Cadet dan Under 21 di Guadalahara –
Spanyol, Indonesia resmi dipercaya sebagai tuan rumah World 9th
Junior, Cadet & Under 21 Karate Championships 2015.
Hingga saat ini sudah 91 negara menyatakan ikut dalam
kejuaraan Dunia Karate. 1425 atlet, 262 pelatih, 211 wasit/juri dan 267 official.
Kejuaraan ini akan diikuti oleh tiga kelompok umur yakni Kadet (15-16 tahun),
Junior (17-18 tahun), hingga di bawah 21 tahun (U-21), pertandingan terdiri
dari 35 kelas.
Kegiatan Kejuaraan Dunia Karate diawali dengan
pendaftaran ulang para wasit/juri tanggal, 6 November 2015 di Hotel
Grandzuri BSD City Tangerang Selatan, Penataran dan ujian wasit/juri, 7 – 11
November 2015, di ruang Convention Hall 1A dan 1B ICE. 10-11 November kegiatan
antara lain pendaftaran ulang peserta atlet, pelatih dan official di Hotel
Grandzuri BSD City. Technical Meeting akan dilaksanakan tanggal 11
November 2015 di Hotel Grandzuri BSD City, Tangerang Selatan.
PB. FORKI menyiapkan 45 atlet dan
10 pelatih, saat ini seluruh karateka menjalani Pemusatan Latihan Nasional
(Pelatnas) di Ciloto, Puncak. FORKI mengharapkan atlet sukses meraih
prestasi terbaik buat negara dan bangsa, dengan dilatih oleh para pelatih
nasional FORKI dan Tareq pelatih asal Perancis. Performa mereka akan
terus dipantau hingga Kejuaraan Dunia berakhir. Setelah itu, atlet yang
menunjukkan kinerja memuaskan akan terus dibina untuk menghadapi SEA Games 2017
dan Asian games 2018.
Kejuaraan Dunia ini dilaksanakan dua tahun sekali,
direncanakan pembukaan oleh Presiden Republik Indonesia Ir. H. Joko Widodo pada
tanggal 12 November 2015 di ICE BSD City Tangerang Selatan – Banten. Pihak
Panitia Pelaksana telah menyiapkan 14 Hotel yang ada disekitar BSD City untuk
menampung para atlet, pelatih, wasit/juri, official dan supporter.puspen/linda/foto:ist.




