800 Taruna TNI dan Polri Pendidikan Bersama di Akmil Magelang
https://satunusantaranews.blogspot.com/2015/11/800-taruna-tni-dan-polri-pendidikan.html
Jakarta (Satunusantara) Pendidikan Taruna
Akademi TNI dan Akpol (Polri) merupakan pola pendidikan terpadu pertama yang
dilaksanakan secara bersama setelah sekian lama pendidikan secara terpisah, TNI
dan Polri bertekat melaksanakan pendidikan bersama di Lembaga Pendidikan Akmil Magelang.
Demikian
dikatakan Kapolri Jenderal Pol Badrodin Haiti yang didampingi Panglima TNI
Jenderal TNI Gatot Nurmantyo, Kasad Jenderal TNI Mulyono, Kasal Laksamana TNI
Ade Supandi, Wakasau Marsda TNI Hadiyan Sumintaatmadja, pada penutupan
Pendidikan Dasar (Diksar) Integritas Kemitraan Chandradimuka Akademi TNI dan
Akademi Kepolisian (Akpol) di Akmil Magelang, Jawa Tengah.
Latihan
Diksar yang diikuti 800 Calon Prajurit dan Bhayangkara Taruna (Caprabhatar)
Akademi TNI dan Akpol selama 3 bulan TMT 4 Agustus s.d 3 November di Resimen
Chandradimuka Akademi Militer Magelang, terdiri dari 500 Calon Prajurit Taruna
(462 Taruna Putra dan 38 Taruni Putri) dan 300 Calon Bhayangkara Taruna
(250 Taruna Putra dan 50 Taruni Putri).
Peringkat
terbaik Taruna Putra TNI diraih Redia Muh. Husain No. Ak. 2015.004, asal
sekolah SMA TN MGL, sedangkan Taruni Putri TNI diraih Dewi Okta Pusparini No.
Ak. 2015.254 asal sekolah SMA Negeri 1 Pati Jateng. Sementara itu, Taruna Putra
Polri diraih M.Y. Harry Irmanto No. Ak. 2015.534, asal sekolah SMA X Averius I
Palembang, sedangkan Taruni Putri Polri diraih Putri Sekar Tanjung, asal
sekolah SMA N 1 Tarakan. Mulai tahun ini, Lembaga Pendidikan
(Lemdik) memberikan PIN sebagai tanda kelulusan.
Latihan
Diksar yang dilaksanakan di Akmil Magelang tersebut bertujuan untuk membentuk
Calon Prajurit dan Bhayangakara Taruna Akademi TNI dan Akpol yang berjiwa Sapta
Marga dan Sumpah Prajurit, Tribrata dan Catur Prasetya, secara bersama
membangun semangat integrasi, memiliki pengetahuan ketrampilan profesi dan
menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi serta kesemaptaan Jasmani.
Sementara itu, sasaran dari Diksar ini meliputi bidang sikap dan perilaku, bidang
pengetahuan, ketrampilan dan bidang jasmani.
Kapolri
Jenderal Pol Badrodin Haiti juga menekankan, junjung tinggi setiap norma yang
berlaku termasuk tradisi Taruna yang positif dalam rangka membangun disiplin
diri dan kebanggaan sebagai Taruna. Jaga kehormatan diri kalian
masing-masing sebagai Calon Perwira TNI dan Perwira Polri, pedomani peraturan
Taruna yang berlaku, cegah dan hindarkan diri dari perbuatan tercela yang tidak
saja merugikan diri sendiri namun akan membawa nama baik institusi dan mengecewakan
keluarga masing masing.
“Belajarlah
menjadi pribadi yang mandiri, jangan selalu berkeluh kesah terhadap aktifitas
pendidikan yang sudah diprogramkan, bangun sikap pantang menyerah karena para
Cabhratar merupakan calon Garda terdepan dilingkungan TNI dan Polri.
Selanjutnya selalu berdoa kepada Tuhan Yang Maha Esa, mohon petunjuk dan
bimbinganya dalam menjalankan pendidikan di Akademi sesuai matra masing-masing
maupun di Akademi Kepolisian”, ujar Jenderal Pol Badrodin Haiti.
Mengakhiri
sambutannya, Kapolri menyampaikan pesan kepada Capratar dan Cabhratar antara
lain : pelihara ikatan bathin yang sudah terbentuk selama Diksar Integrasi
Kemitraan ini ; serap ilmu dan pelajaran di lembaga pendidikan masing-masing
dan tingkatkan diri para Calon untuk mampu menghadapi tantangan masa depan, dan
berusahalah sungguh-sungguh untuk mewujudkan kompetensi daya saing Taruna yang
tangguh dan handal, baik dibidang pengetahuan, mental, fisik maupun kesemaptaan
jasmani. “Ikuti secara seksama setiap materi pembelajaran yang diberikan
oleh Dosen, tenaga pendidik, instruktur dan pelatih baik didalam kelas maupun
dilapangan, laksanakan semua kegiatan yang telah ditetapkan dengan senang hati
dan penuh semangat”, pungkasnya.






