Reog Ponorogo dan Jaranan Meriahkan HUT PBB di Lebanon
https://satunusantaranews.blogspot.com/2015/10/reog-ponorogo-dan-tari-jaranan.html
Jakarta
(Satunusantara) Peringatan HUT ke-70 United Nation (PBB) di Lebanon
dimeriahkan denganpagelaran kesenian dan budaya
yang ditampilkan seluruh negara yang berkontribusi dalam misi perdamaian
Perserikatan Bangsa Bangsa di Lebanon. Acara rutin tahunan yang diadakan
PBB melibatkan seluruh organisasi dibawah bendera PBB seperti Unesco, Unicef
dan organisasi lainnya di Lebanon.
Pada peringatan HUT PBB ke-70 tersebut, Kontingen
Garuda Indonesia terpilih sebagai salah satu dari dua negara
yang dikenal mempunyai penampilan kesenian dan budaya terbaik versi Unifil
yaitu Indonesia dan india menampilkan seni dan budayanya.
Kegiatan yang diadakan rutin
olrh Unifil setiap tahunnya mengundang seluruh warga Lebanon dari kalangan
anak-anak, pelajar, mahasiswa maupun pekerja sipil. Kegiatan ini dimaksud untuk
mengenalkan peran dan fungsi PBB di dunia.
Acara diawali dengan ramah tamah, dilanjutkan dengan
seminar tentang peran PBB diseluruh dunia. Antusiasme para peserta seminar
semakin terlihat, karena acara yang ditunggu-tunggu adalah hiburan kesenian-kesenian tradisional
yang ditampilkan oleh para prajurit yang tergabung dalam Unifil.
Yang membuat acara
semakin meriah pada siang hari itu, ketika Tim
Kesenian Kontingen Garuda Indonesia yang diwakili olehpersonel Cimic (Civilian
Military Cordination) Satgas Batalyon Mekanis TNI Kontingen Garuda
XXIII-I/Unifil (United Nations Interim Force in Lebanon) menampilkan
kesenian Reog Ponorogo yang dirangkaikan dengan tari Jaranan mampu menghipnotis
pengunjung untuk larut menikmati.
Para penonton terdiam kagum ketika melihat atraksi
para penari saat makan beling, lidah dibakar api dan
solder maupun aksilainnya yang ditampilkan oleh para prajurit TNI.
Tidak mudah untuk bisa menampilkan kesenian di hari jadi
PBB ke-70 tersebutkarena kontingen yang tampil dipilih langsung oleh perwakilan
PBB di Lebanon setelah proses pemantauan dalam festival-festival
senibudaya yang sudah pernah diadakan. Memang terbukti
bahwa, para prajurit TNI selain sebagai pasukan penjaga perdamaian juga mampu
mengemban misi kebudayaan sehingga dapat mengenalkan seni dan budaya Indonesia
di dunia internasional.puspen/linda.



