Pameran Seni "Jalanan"

Tertawalah selagi Gratis
video-shooting-dan-fotografi
Video Shooting & Fotografi
Mengabadikan Momen, Menceritakan Cerita — Solusi Profesional untuk Video Shooting & Fotografi Anda.
0813-1615-8974
Info Lengkap
Jakarta (Satunusantara) Galeri Nasional dan Yayasan Biennale menggelar pameran mural jalanan bertema “Bebas Tapi Sopan”  Tema ini terinspirasi dari fenomena cairnya kondisi jalanan di Indonesia saat ini, aktifitas visual di jalanan terutama di kota besar cukup marak dan berkembang.

Tak hanya para seniman yang memproduksi objek visual dengan caranya sendiri, jalanan menjadi kanvas dan setiap orang bebas menorehkan maknanya di sana. Namun kebebasan itu diikuti pula oleh pertarungan yang terus menerus berlangsung di ruang publik. Pertarungan tersebut bisa berasal dari individu yang lain, pihak korporasi yang berebut ruang untuk memsang iklan, ataupun dari pihak aparat pemerintah yang menghapus coretan yang ada di jalanan. Setiap orang seperti berusaha untuk memberi ataupun merebut makna di jalanan.


Pameran ini melibatkan 14 partisipan, tidak hanya mengundang seniman yang aktif membuat mural dan graffti, visual jalanan juga mengundang individu maupun kelompok yang terinspirasi dari objek-objek yang ditemukan di jalanan. Partisipan itu diantaranya, Ace House Collective, Agung “Abe” Natanael, Angga Cipta, Anggun Priambodo, Bujangan Urban, Dinas Artistik Kota, Gardu House, Klub Karya Bulu Tangkis + Ricky Janitra, Milisi Mural Depok, Methodos, The Popo, Tutu, ruangrupa, dan Stenzilla.



Selain menampilkan karya dari partisipan, Visual juga menampilkan arsip foto yang terangkum dalam akun instagram @visualjalanan. Sejak 2012 visual jalanan menjadi wadah bagi publik atau warga untuk berbagi rekaman objek-objek di jalanan, seperti mural, graffiti, tanda jalanan, papan peringatan, poster, spanduk, ataupun tulisan yang dibuat warga di suatu tempat.linda.

Konsultan HRD

Related

News 906133363778748168

Post a Comment

emo-but-icon

item