Pasukan Garuda, Siapkan Batalyon Pengganti
https://satunusantaranews.blogspot.com/2015/10/pasukan-garuda-siapkan-batalyon.html
Jakarta (Satunusanta) Mabes TNI menyiapkan Satuan Tugas
Batalyon Infanteri Mekanis (Satgas Yonif Mekanis) TNI Konga XXIII-J/Unifil (United
Nations Interim Force In Lebanon) untuk menggantikan Satgas Yonif
Mekanis Konga XXIII-I/Unifil yang akan berakhir masa tugasnya bulan depan.
Penugasan pasukan TNI ke Lebanon ini didasari Resolusi DK PBB nomor 1701
tanggal 11 Agustus 2006 tentang wewenang dan penambahan pasukan PBB di Unifil
Lebanon.
Satgas Yonif Mekanis TNI Konga XXIII-J/Unifil yang
beranggotakan 850 Prajurit TNI dari tiga Angkatan (537 TNI AD, 231 TNI AL dan
82 TNI AU) dibawah pimpinan Letkol Inf Dwi Sasongko, S.E., abituren Akademi
Militer 1998 dan merupakan Lulusan Terbaik (Adhi Makayasa) yang saat ini
menjabat sebagai Komandan Batalyon Infanteri (Danyonif) 305 Para Raider,
Karawang, Jawa Barat, mendapatkan kehormatan sekaligus tantangan untuk
menunjukkan profesionalisme prajurit TNI di dunia internasional, yang merupakan
tugas sangat berat karena pasukan Kontingen Garuda sebelumnya yang juga
bertugas di tempat yang sama telah melaksanakan tugasnya dengan baik.
Adapun riwayat jabatan yang pernah diemban oleh Letkol
Inf Dwi Sasongko, S.E., yaitu : Danton 1/B/Yontar Akmil tahun 2000,Danton
3/A/502/Divif 2 Kostrad tahun 2001, Danton 1/A/502/Divif 2 Kostrad tahun
2002, Pasi 2 Pandu Udara Brigif Linud 18/Kostrad tahun 2004, Dankipan
A/503/Divif 2 Kostrad tahun 2005, Pasi 2/Ops/503/Divif 2 Kostrad tahun
2007, Kasi 5/Ter Brigif Linud 18/2 Kostrad tahun 2008, Kasi
2/Ops Brigif Linud 18/2 Kostrad tahun 2010, Wadanyonif 502/Divif 2 Kostrad
tahun 2011, Pamen Kostrad (Dik Sesko) tahun 2012, Ps KGB OYU Dep
OYU tahun 2012, Ps KGB Kodal Dep Kodal tahun 2013, Ps Pabandya
Lat Sops Kostrad tahun 2013, Danyonif 305 Para Raider/17/1 Kostrad tahun
2014 sampai sekarang.
Satgas Batalyon Mekanis TNI Konga XXIII-J/Unifil
telah selesai melaksanakan Pratugas (Pre Deployment Training) selama
sebulan di PMPP TNI, Sentul, dan siap ditugaskan selama setahun dalam misi Peacekeeping
Operation di Lebanon. Para prajurit yang terpilih dalam Satgas
ini merupakan prajurit-prajurit pilihan yang telah lulus seleksi untuk
tergabung menjadi seorang Peacekeepers.
Saat ini terdapat kurang
lebih 2.673 Peacekeepers asal Indonesia yang terdapat di
seluruh belahan dunia sebagai Pasukan Pemelihara Perdamaian dibawah
naungan PBB. Hal ini membuktikan kontribusi pasukan Indonesia dalam memelihara
perdamaian dunia yang sesuai dengan salah satu tujuan bangsa Indonesia dalam
alinea ke-4 Pembukaan UUD 1945, yaitu “ikut melaksanakan ketertiban dunia,
yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi dan keadilan sosial.puspen/linda



