Hasil Survei, Ahok Berpeluang Pimpin DKI Lagi
https://satunusantaranews.blogspot.com/2015/10/hasil-survei-ahok-berpeluang-pimpin-dki.html
Jakarta (Satunusantara) Ahok berpeluang terpilih kembali sebagai
Gubernur DKI, berdasarkan survey Saiful Mujani Research and Counsulting (SMRC)
jika dibandingkan lawan politiknya dari kacamata warga Jakarta. Ahok lebih popular
dari calon lawannya seperti M. Ridwan Kamil dan Fauzi Bowo.
Meski pilkada DKI masih kurang dari dua tahun lagi (2017),
sepertinya para penantang Basuki Tjahaja Purnama yang lebih akrab disapa Ahokakan
memerlukan usaha yang tidak mudah untuk mengalahkan dia sebagai Gubernur DKI
periode berikutnya.
Direktur Eksekutif SMRC, Dr. Djayadi Hanan mengatakan, dukungan
terhadap Ahok sangat kuat, mayoritas responden memang belum menentukan pilihan
akhirnya. Namun dalam jawaban spontan, Ahok unggul cukup jauh dari
lawan-lawannya. Dia mendapat dukungan 23,5 persen, sedangkan saingan
terdekatnya M. Ridwan Kamil hanya dipilih 3 persen dan Fauzi Bowo 2,1 persen. Calon lainnya termasuk
Tri Rismaharini dan Sandiaga Uno dibawah 2 persen.
Faktor yang menentukan keunggulan Ahok adalah evaluasi positif
dari masyarakat Jakarta terhadap kinerjanya. Mayoritas Responden (64%)
menyatakan puas atas kinerja Ahok sejauh ini. Masyarakat yang menilai baik atau
sangat baik pelaksanaan pemerintahan (46%) juga jauh lebih banyak dibanding
yang menilai buruk (16%).
Sementara itu, 85% respoden menilai layanan di kelurahan dan
Kecamatan baik atau sangat baik. Kondisi keamanan juga dinilai baik atau sangat
baik oleh 72 persen responden. Penilaian positif juga diberikan responden atas
berbagai sarana dan layanan sepeerti gedung ekolah (84%), kondisi jalan raya
(73%), dan kondisi rumah sakit/puskesmas (87%).
Penilaian positif terhadap layanan listrik 90%, ketersediaan air
bersih 80% dan keteraturan pedagang kakilima (51%). Program tariff parking on
the street juga dinilai positif oleh 63% responden yang mengetahuinya.
Mayoritas warga DKI (74%) juga tahu ada perselisihan antara Ahok
dan sejumlah anggota DPRD DKI terkait “Dana Siluman”. Di antara yang tahu, yang
membenarkan Ahok (47%) jauh lebih banyak dibanding yang membenarkan anggota
dewan.linda.





