Sutan Adil Hendra: BOPTN Harus Memadai

Jakarta (Satu Nusantara) -Komisi X DPR RI menggelar rapat dengar (RDP) terkait panitia kerja (Panja) Biaya Operasional Perguruan Tinggi Neg...

Tertawalah selagi Gratis
video-shooting-dan-fotografi
Video Shooting & Fotografi
Mengabadikan Momen, Menceritakan Cerita — Solusi Profesional untuk Video Shooting & Fotografi Anda.
0813-1615-8974
Info Lengkap

Jakarta (Satu Nusantara)-Komisi X DPR RI menggelar rapat dengar (RDP) terkait panitia kerja (Panja) Biaya Operasional Perguruan Tinggi Negeri (BOPTN). BOPTN dimaksudkan untuk meringankan biaya kuliah atau SPP mahasiswa.



Rapat yang digelar di gedung Parlemen, Senin (12/10/2015) itu menghadirkan Badan Eksekutif Mahasiswa seluruh Indonesia. “Untuk memberi masukan terkait keringanan biaya kuliah. Tugas DPR selain legislasi, mengesahkan anggaran, pengawasan, diplomasi, dan  menerima aspitasi.,” ujar anggota Komisi X DPR Sutan Adil Hendra kepada Satu Nusantara di sela-sela RDP,di gedung DPR, Senin (12/10/2015).

Anggota fraksi Gerindra itu mengakui, sebelumnya Komisi X DPR juga telah memanggil majelis rektor.  “Majelis rektor sepakat memperjuangkan Rp.5,5 triliun dibandingkan yang diusulkan Rp.3,7 triliun dari dana APBN 2016,” terangnya.

Padahal, menurutnya, semakin banyak mahasiswa di perguruan tinggi maka semakin banyak anggaran untuk biaya kuliah. “Kalau mereka tidak punya biaya operasional memadai, bagaimana pendidikan bisa maju. SDM itu nomor wahid,” cetusnya.  

“Makanya di rapat ini kita suara mahasiswa kita dengar bagaimana sikap mereka. Komisi X DPR  memberi solusi lebih awal untuk menghindari berbagai hal yang tidak diinginkan, seperti demo-demo,” ucapnya.

Sutan mengungkapkan, masukan-masukan yang diperoleh dari rapat itu akan menjadi bahan yang nantinya diserahkan kepada pemerintah. (Wan).

Konsultan HRD

Related

Parlemen 7452294490798012892

Post a Comment

emo-but-icon

item