KKP Publikasi Data Penerima Bantuan Secara Online
https://satunusantaranews.blogspot.com/2016/05/kkp-publikasi-data-penerima-bantuan.html
Jakarta
(satunusantara) Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) membuka
data penerima Bantuan Langsung Masyarakat (BLM) sektor kelautan dan perikanan
(KP) Secara online. Dengan memanfaatkan aplikasi yang dikembangkan sebagai
langkah transparansi data bantuan kepada publik yang bisa diakses siapapun
secara realtime.
Sementara 2016 ini, aplikasi
akan berguna sebagai control check dari publik terhadap calon penerima bantuan
sektor KP. "Ini (aplikasi) bisa juga untuk mengecek realisasi penerima
bantuan KKP. Tahun 2016, sifatnya control check dari masyarakat. Dua minggu
lagi akan kami buka," ujar Sjarief di kantor KKP.
Dalam pemanfaatan anggaran,
KKP telah melakukan penghematan sebesar Rp 2,9 triliun untuk mendukung misi
pemerintah dalam menghemat anggaran negara. "Pada 2015, KKP mengembalikan
Rp1,5 triliun. Kita sudah menghemat Rp 2,9 triliun anggaran 2016 tanpa
mengurangi output. Sebelumnya, KKP mendapat Rp13,8 triliun, dikembalikan ke
negara Rp 2.9 triliun, sisanya kira-kira masih ada Rp10.8 triliun," jelas
Sjarief.
Hal senada juga diungkapkan
Direktur Jenderal Perikanan Tangkap Narmoko Prasmadji. Menurutnya, aplikasi ini
selain sebagai bentuk keterbukaan KKP terhadap publik juga merupakan alat
monitoring dan evaluasi yang cukup efektif dalam penyaluran bantuan yang tepat
sasaran. "Aplikasi ini sebagai bentuk keterbukaan KKP, bisa diakses oleh
umum. Kami punya kewajiban ke Pemerintah, memberikan bantuan sosial yang tepat
sasaran kepada masyarakat," jelasnya.
Aplikasi tersebut memuat
data lengkap penerima bantuan dari pemerintah di sektor KP tahun 2015 dan tahun
2016 untuk diverifikasi publik. Anggaran yang disampaikan kepada masyarakat
kelautan dan perikanan memiliki nilai bantuan yang cukup besar dan sangat
rentan penyalahgunaan, sehingga diperlukan kontrol oleh berbagai pihak. “KKP
tidak ingin bantuan hanya sebagai pengasihan, tetapi dapat memberikan nilai tambah
bagi mereka," tutup Narmoko.linda.




