Panglima TNI : Reputasi Tidak Dibangun Dalam Sehari
https://satunusantaranews.blogspot.com/2016/04/panglima-tni-reputasi-tidak-dibangun.html
Jakarta
(satunusantara) Saya mengingatkan, bahwa reputasi tidak
dibangun dalam sehari, tetapi bertahun-tahun dan harus dipelihara secara
terus-menerus. Kita boleh berbangga, namun rasa bangga ini janganlah berhenti
sebagai sebuah kebanggaan semata mengingat masih ada tantangan tersendiri yakni
bagaimana bisa mempertahankan reputasi dan bahkan untuk lebih meningkatkan
lagi. Demikian ditegaskan Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo saat
menerima Pelaporan Korps Kenaikan Pangkat 20 Perwira Tinggi (Pati) TNI di Mabes
TNI, Cilangkap, Jakarta Timur.
Panglima TNI Jenderal TNI
Gatot Nurmantyo menyampaikan bahwa salah satu cara menjaga reputasi itu adalah
dengan melaksanakan setiap tugas dengan sebaik mungkin, dengan menyikapi setiap
permasalahan dan tantangan yang timbul secara arif bijaksana, penuh dedikasi
dan integritas diri sebagai seorang prajurit. “Sekali lagi saya mengingatkan,
kalimat ini mudah diucapkan, namun faktanya tidak semudah membalik telapak
tangan. Semua memerlukan perjuangan dan konsistensi, karena di kancah itulah
seorang perwira akan diuji kualitas dan kapabilitas keperwiraannya,” ujarnya.
Salah satu kriteria untuk
mencapai pangkat Perwira Tinggi, menurut Panglima TNI adalah adanya keberhasilan melaksanakan tugas
sehingga reputasi individu dan satuan dimanapun bertugas sungguh diakui dan
layak diapresiasi. Dari situ kemudian mengalir penghargaan sekaligus kehormatan
untuk menyandang pangkat lebih tinggi bagi para perwira.
Panglima TNI juga mengajak
kepada para Perwira untuk terus cermat menyikapi setiap dinamika perkembangan
yang terjadi di tanah air. Sekecil apapun langkah dan tindakan kita,
sesungguhnya menjadi pertaruhan kita semua, sehingga TNI harus menyiapkan
strategi yang tepat agar menjadi barometer keberhasilan dalam menjaga
kelangsungan hidup bangsa dan negara.
Dalam kesempatan tersebut
Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo mengingatkan, hasil rintisan
prajurit-prajurit Perwira Tinggi yang terdahulu hingga saat ini, bahwa TNI
mencapai pada tingkat kepercayaan publik nomor satu diantara institusi lainnya.
“Tugas kita sekarang ini adalah memelihara agar stabilitas tersebut tetap
dipertahankan, karena mengandung makna bahwa rakyat percaya kepada TNI. Inilah
sesungguhnya hal yang sangat penting sesuai dengan apa yang sudah dicanangkan
oleh pendahulu kita, bahwa sistem pertahanan kita adalah Sistem Pertahanan
Rakyat Semesta, sehingga peran rakyat menjadi utama,” tegasnya.
Mengakhiri amanatnya
Panglima TNI mengingatkan kepada para Perwira Tinggi yang baru saja menerima
anugerah kenaikan pangkat, untuk mampu melaksanakan tugasnya dengan kinerja
yang lebih baik lagi.
Adapun para Pati TNI yang
naik pangkat tersebut terdiri dari : TNI AD 3 orang yaitu : Brigjen TNI R.
Wisnoe Prasetja Budi (Wakil Gubenur Akmil), Brigjen TNI Dr. Hipdizah, S.Amd.,
M.Si. (Kapuskodifikasi Baranahan Kemhan)
dan Brigjen TNI Drs. Akhmad Tamim, M.Si. (Kororen Sekjen Kemhan).
TNI AL 10 orang yaitu :
Laksda TNI Rabbin Astono Widodo, S.E. (Pa Sahli Tk. III Bid. Wassus & LH
Panglima), Laksda TNI Ir. Rusmali Anggawiria (Wakil Rektor II Bid. Umum dan Keuangan
Unhan), Laksda TNI Dr. A. Octavian, S.T., M.Sc., DESD. (Dekan Falkutas
Manajemen Pertahanan Unhan), Laksma TNI Riyadi Syahardani (Direvdik Deputi Bid.
Dik. Pimp. Tk. Nasional), Laksma TNI Tatit Eko Witjaksono, S.E., M.Tr. (Han)
(Kapuskersin TNI), Laksma TNI R. Achmad Rivai, S.E., M.M. (Danlatamal II/Padang
Koamabar), Laksma TNI Edi Sucipto, S.E. (Kadispenal), Laksma TNI Antongan
Simatupang (Dankorsis Sesko TNI), Laksma
TNI Ir. Agus Rustandi, M.EngSc., MMDS.
(Kapuslitbang Strahan Balitbang Kemhan) dan Brigjen TNI (Mar) Widodo Dwi
Purwanto (Danlantamal 1/Blw Koarmabar).
TNI AU 7 orang yaitu, Marsma
TNI Bambang Aribowo S.H., M.H. (Anggota Kelompok Hakim Militer Utama Dilmiltama
Mahkamah Agung), Marsma TNI Rochmulyati, SKM. (Pati Sahli Kasau Bid. Iptek),
Marsma TNI Syahrudin Damanik, S.H., M.H. (Kadiskumau), Marsma TNI Toto
Boedihardjo, S.H. (Tenaga Ahli Pengkaji Madya Bid. Ideologi Lemhanas), Marsma
TNI Ignatius Tryandoro P., S.Mn. (Kadisaeroau), Marsma TNI dr. Moch. Soewandi,
Sp.M. (Kalakespra Saryanto) dan Marsma TNI Bayu Roostomo, S.H., M.M. (Bandep
Strategi Nasional Setjen Wantannas).
Turut hadir dalam acara
tersebut antara lain : Kasad Jenderal TNI Mulyono, Kasau Marsekal TNI Agus
Supriatna, Kasum TNI Laksdya TNI Dr. Didit Herdiawan, M.B.A., M.P.A., Koorsahli
Panglima TNI Mayjen TNI Wisnu Bawa Tenaya, para Asisten Panglima TNI, Kapuspen
TNI serta para Pejabat Mabes TNI dan Angkatan.puspen/linda.



