Panglima TNI : Kontribusi TNI Bangun Pertumbuhan Kependudukan yang Seimbang
https://satunusantaranews.blogspot.com/2016/04/panglima-tni-kontribusi-tni-bangun.html
Jakarta
(satunusantara) Bakti Sosial TNI-KB Kesehatan Tingkat
Nasional Tahun 2016 yang kita laksanakan di Kabupaten Batang adalah salah satu
bentuk kontribusi BKKBN dan TNI serta mitra kerja BKKBN lainnya untuk membangun
kependudukan Indonesia agar tumbuh seimbang dengan daya dukung yang tersedia,
sehingga bangsa Indonesia secara keseluruhan akan menjadi bangsa yang kuat
sejahtera adil dan makmur.
Demikian amanat tertulis
Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo yang dibacakan Kepala Staf Umum (Kasum)
TNI Laksamana Madya TNI Dr. Didit
Herdiawan, M.P.A., M.B.A., pada acara Pencanangan Bakti Sosial TNI-KB Kesehatan
Tingkat Nasional Tahun 2016 kerja sama BKKBN (Badan Kependudukan dan Keluarga
Berencana Nasional) dengan TNI (Tentara Nasional Indonesia) di Alun-alun
Kabupaten Batang, Jawa Tengah.
Panglima TNI juga
menyampaikan bahwa, pada tahun 2016 ditargetkan minimal setiap Kabupaten/Kota
memiliki 1 Kampung KB, disamping itu Pemerintah Daerah agar menjadikan Keluarga
Berencana sebagai program prioritas di setiap Kabupaten/Kota diseluruh Tanah
Air.
“Kampung KB merupakan
implementasi operasional pengendalian kependudukan, KB dan pembangunan keluarga
yang dikelola dari, oleh dan untuk masyarakat melalui pemberdayaan serta
memberikan kemudahan/akses terhadap masyarakat untuk memperoleh pelayanan
khususnya bidang Kependudukan, KB dan Pembangunan Keluarga (KKBPK),” kata
Panglima TNI.
Menurut Panglima TNI
Jenderal TNI Gatot Nurmantyo, tantangan terberat dalam menyelesaikan masalah
kependudukan saat ini adalah belum tercapainya keseimbangan antara jumlah
penduduk dengan daya dukung dan daya tampung lingkungan. Oleh karena itu,
kebutuhan pangan, energi dan perumahan serta lapangan kerja menjadi
kekhawatiran bersama, dan sudah menjadi kewajiban pemerintah untuk menjamin
setiap warga negaranya berhak hidup layak sejahtera lahir batin dalam bumi
Indonesia, termasuk penduduk miskin dan kurang mampu.
“Untuk menangani masalah
tersebut, pemerintah sudah berupaya sekuat tenaga dengan berbagai program kerja
seperti penyiapan infra struktur, peningkatan produksi hasil pertanian dan
pengendalian jumlah penduduk melalui program BKKBN. Implementasi Program KB harus menjadi gerakan
yang diterima oleh seluruh kalangan masyarakat. Oleh karena itu, Program KB harus dilakukan secara sinergi
dengan Kementerian, LPNK, swasta dan komunitas-komunitas masyarakat yang ada di
seluruh Indonesia,” ujar Panglima TNI.
Lebih lanjut Panglima TNI
menyampaikan bahwa, pada tahun-tahun sebelumnya unsur TNI yaitu Babinsa yang
diberi tugas membantu PLKB, hanya berperan sebagai pelaksana belaka. Namun
sekarang para Babinsa sudah diberi kemampuan oleh BKKBN sebagai motivator,
sehingga bentuk bantuan yang diberikan menjadi lebih berkualitas sesuai dengan
tuntutan jaman yang demokratis serta dapat menghindari munculnya issu
pelanggaran HAM. Para PLKB dan Babinsa harus secara terus menerus diberikan
kemampuan dalam hal penggiatan Program KB agar mereka mampu mengembangkan dan
melakukan pendekatan kepada masyarakat
pada tataran lini lapangan.
“Saya sangat mengapresiasi
dukungan Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Tengah, khususnya Bupati Batang dan
jajarannya yang dengan penuh dedikasi memfasilitasi penyelenggaraan kegiatan
ini sehingga dapat berjalan dengan lancar,” tutup Panglima TNI.
Sementara itu Kepala BKKBN
Surya Chandra Surapaty dalam sambutannya mengatakan, Komitmen TNI sangat kuat
dalam mendukung Program KKBPK dan sampai dengan saat ini dapat dirasakan. Hal
ini berarti TNI telah menjaga komitmen terhadap keberlangsungan kerja sama
kemitraan yang selama ini telah kuat terjalin antara BKKBN dan TNI. Menurutnya,
sudah diakui bahwa Program Baksos TNI KB-Kesehatan saat ini juga melibatkan
berbagai mitra kerja lain, tidak terfokus hanya pada pelayanan KB semata, namun
juga meliputi beragam kegiatan prioritas yang berkaitan dengan masalah
kependudukan dan pembangunan keluarga.
“Kami mengucapkan terima
kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Panglima TNI dan Gubernur
Provinsi Jawa Tengah yang telah memberikan dukungan penuh terhadap Pencanangan
Baksos TNI KB-Kesehatan di Kabupaten Batang, Provinsi Jawa Tengah,” ujar Kepala
BKKBN.
Dasar pelaksanaan
Pencanangan Bakti Sosial TNI-KB Kesehatan Tingkat Nasional Tahun 2016, adalah :
Pertama, Undang-Undang No. 52 Tahun 2009 tentang perkembangan kependudukan dan
pembangunan keluarga. Kedua, Undang-Undang No. 36 Tahun 2009 tentang kesehatan.
Ketiga, perjanjian kerja sama BKKBN dan TNI tanggal 10 Oktober 2014 tentang
penguatan dan percepatan pencapaian sasaran program kependudukan keluarga
berencana dan pembangunan keluarga.
Turut hadir pada acara
tersebut, Askomlek Panglima TNI Marsda TNI Bonar H. Hutagaol, Kapuskes TNI
Mayjen TNI dr. Ben Yura Rimba, MARS, Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Jaswandi,
Wakapuspen TNI Laksma TNI Petrus Padmardjo, S.E., dan seluruh pejabat BKKBN
Pusat dan SKPD Kabupaten Batang.puspen/linda.



