Kemenko Maritim Siap Kembangkan Wisata Morotai

Tertawalah selagi Gratis
video-shooting-dan-fotografi
Video Shooting & Fotografi
Mengabadikan Momen, Menceritakan Cerita — Solusi Profesional untuk Video Shooting & Fotografi Anda.
0813-1615-8974
Info Lengkap
Jakarta (satunusantara) Pemerintah melalui Kemenko Maritim dan Sumber Daya tengah mengembangkan 10 destinasi wisata baru, salah satunya adalah Morotai, pulau yang pernah dijadikan sebagai lokasi pangkalan udara dan fasilitas angkatan laut pasukan sekutu.

Bambang S. Priyohadi Tenaga Ahli Kemenko Maritim mengatakan, pengembangan 10 destinasi baru ini diharapkan tahun 2019 jumlah kunjungan wisman menyampai 20 juta orang. Dan sejak dicanangkan program itu sudah ada progres yang baik, yaitu adanya kebijakan penunjang, antara lain diadakannya perluasan negara bebas visa. Saat ini jumlah wisman sudah diatas 11 juta.

Salah satu dari sepuluh tujuan wisata baru adalah Morotai yang dikaruniahi alam yang indah. Selain itu, disana ada sejarah perang dunia kedua, ada runway sepanjang 3000meter bisa untuk bieng 777. Ini merupakan fasilitas perang dunuia kedua dan posisi strategis ke arah Jepang, China dan Taiwan.


“Pernerbangan kesana dari Jepang hanya 3,5 jam, diharapkan wisatawan Jepang selatan dan Taiwan berkunjung ke Morotai. Karena itu, Menko Maritim ingin membangun kawasan industri agar menarik wisman dari sana” pungkasnya.

Menurutnya, kalau hanya wisata sejarah atau alam mungkin masih kurang banyak pasarnya, maka Menko punya ide kawasan industri untuk menarik mereka. Selain warga Indonesia sudah terbiasa kerjasama dengan orang Taiwan, ada dua ribu lebih WNI yang kini bekerja di Taiwan.

Terkait industri yang akan dikembangkan, menurutnya, hanya industri yang berhubungan dengan kemaritiman seperti galangan kapal atau industri perikanan. Untuk mencegah pencemaran lingkungan, karena pihak Kemenko sendiri sangat konsern terhadap lingkungan dalam pengembangan wisata baru.

“Kami sangat yakin sekali industri disana akan berjalan seiring, yg kami takutkan itu penyedotan air, meski kami menemukan air disana cukup bagus. proyek ini baru akan mulai jadi bisa didesain dari awal soal lingkungan, baik sudut energinya lalu jenis industrinya selektif sehingga tak mengotori lingkungan”, kilahnya.

Sementara bagaimana pembagian investasinya, dikatakan, untuk Morotai tengah dikalkuasi karena posisi Morotai lebih berat dibanding Borobudur dan Danau Toba. Meski pulau ini punya aset yang bagus sisa peninggalan perang dunia kedua, bandara disana punya potensi dan bisa mengembangkan Morotai untuk apa saja.


Menurut catatan sejarah, awal tahun 1944 Morotai muncul sebagai wilayah yang penting bagi militer Jepang ketika mulai mengembangkan pulau-pulau di Halmahera sebagai titik fokus untuk mempertahankan pendekatan selatannya ke Filipina. Juli 1944, Jenderal Douglas MacArthur, komandan South West Pacific Area, memilih Morotai sebagai lokasi untuk pangkalan udara dan fasilitas angkatan laut yang diperlukan untuk mendukung pembebasan Mindanao.


Catatan itulah yang membuat Morotai punya nilai tambah bila dijadikan sebagai lokasi wisata, tak hanya alam bawah lautnya yang indah, pantainya pun punya pesona tersendiri.linda.

Konsultan HRD

Related

News 9016747705857548980

Post a Comment

emo-but-icon

item