Teror Bom, 7 Tewas 19 Luka-luka
https://satunusantaranews.blogspot.com/2016/01/teror-bom-7-tewas-19-luka-luka.html
Jakarta (satunusantara) Tujuh orang pelaku teror ledakan pos polisi di
jalan Thamrin, Jakarta, empat tersangka berhasil diamankan pihak kepolisian
sementara tiga lainnya tewas saat baku tembak. Tujuh korban tewas, selain
pelaku teror, korban lainnya merupakan dua warga sipil salah satunya adalah WNA.
Jumlah korban meninggal
mencapai 7 orang, dan 19 luka-luka. Dari 7 korban meninggal, 5 orang adalah
pelaku serangan, sedangkan 2 adalah warga sipil. Satu dari warga sipil tersebut
adalah WNA Belanda yang, menurut Anton, "dieksekusi".
Pelaku berhasil
dilumpuhkan setelah terjadi tembak-menembak dan mereka meninggal di tempat.
Dari lima pelaku yang meninggal, menurut Anton, tiga orang tewas di kawasan
sekitar Starbucks, sedangkan dua orang lain tewas akibat bom bunuh diri di pos
polisi.
Polisi menemukan
kartu-kartu identitas, meski mereka masih mendalami apakah identitas tersebut
benar. "Tapi siapa tahu kan KTP orang lain. Sementara masih kita dalami
karena kita menganalisis CCTV juga," ujar Anton.
"TNI mem-back up
polisi. Saya perintahkan Panglima TNI untuk menyiapkan, sesuai perintah
Presiden. Jadi status Jakarta aman-aman saja," kata Luhut kepada wartawan
di Jl MH Thamrin, Jakarta Pusat.
Luhut juga meminta agar
masyarakat tak mudah terpancing isu-isu liar. Masyarakat dipersilakan
mengklarifikasi info-info soal peristiwa terorisme ini ke pemerintah.
"Yang terpenting,
ini jangan sampai berkembang dengan adanya rumor-rumor lain. Kalau ada apa-apa
tanya kami, kami akan berikan keterangan resmi dari pemerintah," ujarnya.
Menurut saksi mata, ledakan keras terdengar tiga kali di kawasan Sarinah,
Thamrin, Jakarta. Ledakan keras itu cukup mengejutkan, belum diketahui apa
jenis ledakan, diduga bom. Terdengar tiga kali ledakan dari arah gedung Sarinah,
Thamrin.linda.



