Kasum TNI Buka Rakorops dan Rakernislat TNI
https://satunusantaranews.blogspot.com/2016/01/kasum-tni-buka-rakorops-dan-rakernislat.html
Jakarta (satunusantara) Dalam perkembangan lingkungan strategis akan
ada kemungkinan ancaman yang akan muncul seiring dengan perkembangan dunia,
saat ini tidak lagi terbatas pada ancaman tradisional namun telah berkembang
menjadi ancaman non tradisional termasuk ancaman dunia maya (cyber threat). Cyber
threat termasuk jenis ancaman baru yang kini berkembang semakin luas
dan kompleks yang tidak hanya ancaman militer namun juga ancaman yang mencakup
seluruh aspek berbangsa dan bernegara yang mengakibatkan munculnya proxy
war, asymetric war bahkan hybrid war.
Hal tersebut dikemukakan
Kepala Staf Umum (Kasum) TNI Laksdya TNI Didit Herdiawan M.P.A.,
M.B.A pada saat membuka Rapat Koordinasi Operasi (Rakorops) dan Rapat
Kerja Teknis Latihan (Rakernislat) TNI tahun 2016, dengan tema “Meningkatkan Kesiapsiagaan Operasional dan
Interoperabilitas Trimatra Terpadu Guna Mewujudkan TNI Yang Solid, Kuat, Hebat,
Profesional dan Dicintai Rakyat” yang diikuti 99 personel TNI, bertempat di Aula
Gatot Subroto Mabes TNI Cilangkap, Jakarta.
Mencermati perkembangan
lingkungan strategis tersebut dan berbagai ancaman yang ada, TNI telah berhasil
melaksanakan berbagai operasi baik Operasi Militer Perang (OMP) maupun Operasi
Militer Selain Perang (OMSP) untuk penegakan kedaulatan wilayah, keamanan
dalam negeri dan tugas-tugas perbantuan. Keberhasilan pelaksanaan operasi ini,
tidak terlepas dari siklus pembinaan latihan yang terencana, terarah, terpadu
dan terus menerus,” tegas Kasum TNI.
Sesuai dengan
Undang-Undang RI No 34 tahun 2004 tentang TNI, secara eksplisit
disebutkan bahwa tugas pokok TNI adalah menegakkan kedaulatan negara,
mempertahankan keutuhan wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia yang
berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun
1945, serta melindungi segenap bangsa dan seluruh tumpah darah Indonesia dari
ancaman dan gangguan terhadap keutuhan bangsa dan negara. “Tugas Pokok TNI
ini dilaksanakan dengan OMP dan OMSP, untuk menjamin pelaksanaan tugas ini
diperlukan kesiapsiagaan unsur-unsur TNI melalui pembinaan operasi dan
latihan,” ujar Laskdya TNI Didit Herdiawan.
Untuk meningkatkan
kesiapsiagaan operasional unsur-unsur satuan TNI, Kasum TNI memberikan
penekanan diantaranya: Pertama, tingkatkan
disiplin, loyalitas dan dedikasi prajurit sehingga soliditas dan solidaritas
demi terwujud sukses tugas pokok TNI. Kedua, wujudkan koordinasi dan sinkronisasi antar
satuan yang terlibat operasi dan dengan instansi terkait sesuai tugas, peran
dan fungsi masing-masing sehingga memperoleh satu tujuan yaitu keberhasilan
operasi. Ketiga,perhatikan
kerjasama Trimatra Terpadu dalam setiap melaksanakan tugas operasi. Keempat, lakukan perawatan secara
maksimal terhadap Alutsista dan sarana prasarana lainnya untuk mengoptimalkan
pelaksanaan operasi. Kelima, laksanakan
seluruh kegiatan operasi dan latihan dengan zero accident.puspen/linda.





