Kodam Jaya Bersama Pertamina Tambah Tangki Air Siap Minum Dari Kali Ciliwung
https://satunusantaranews.blogspot.com/2016/01/kodam-jaya-bersama-pertamina-tambah.html
Jakarta (satunusantara) Kodam Jaya bersama Corporate Social
Responsibility (CSR) Pertamina menambah tangki penyulingan air siap minum dari
Kali Ciliwung bagi warga Bidara Cina, Jatinegara, Jakarta Timur.
Sebelumnya
di tempat tersebut sudah ada empat keran air penyulingan yang berada di RW 02
dengan tangki air bersih berkapasitas 1.500 liter. Air di dalam tangki ini bisa
langsung diminum warga lantaran sudah dilakukan proses penyulingan. Berdasarkan
hasil penelitan di laboratorium, air tersebut sangat layak untuk diminum.
Komandan
Kodim 0505 Jakarta Timur Letkol Bagus Tri Wibowo mengatakan penambahan
penyulingan air tersebut dilakukan untuk membantu masyarakat. Diharapkan warga
tidak perlu repot lagi memasak air sehingga bisa langsung dikonsumsi dari keran
yang tersedia.
"Kita
mendirikan penyulingan air ini untuk membantu masyarakat kehidupan sehari-hari
agar bisa irit. Kalau sebulan isi galon bisa Rp. 300.000,- dengan adanya air
bersih ini bisa nol pengeluaran," ujar Dandim.
Selain
itu diharapkan dengan apa yang sudah dilakukan, warga sekitar menjadi lebih
peduli akan kebersihan sungai. Jika selama ini warga gemar membuang sampah di
sungai, maka dengan adanya tangki penyulingan air mereka bisa berpikir dua kali
untuk membuang sampah. "Dari sungai kita ingin berikan pembelajaran jika
ingin buang sampah, padahal sungai jadi sumber kehidupan mereka. Rencananya
nanti akan dibuat di beberapa titik, bukan di sini saja," tuturnya.
Tangki
penyulingan air bersih tersebut dapat memproduksi air bersih sekitar empat
hingga lima liter per menit. Adapun daya tampung tangki maksimal 1.500 liter.
Air tersebut telah melalui tahap filtrase, menggunakan karbon dan disaring
ulang menggunakan membran ultra filtrase serta diolah lagi dengan proses
reserve osmosis.
Vice
President CSR PT Pertamina, Kuswandi mengatakan, program penyulingan air bersih
Ciliwung ini merupakan program pertama yang dilakukan oleh PT Pertamina.
Pihaknya akan melakukan evaluasi lagi lantaran ke depannya program seperti ini
akan diterapkan di sejumlah lokasi di Indonesia. "Prinsipnya kami hanya
ingin mengajak masyarakat agar sama-sama menjaga kebersihan kali. Tidak
membuang sampah sembarangan ke kali. Karena nyatanya, air Ciliwung yang
terlihat kotor, ternyata setelah diproses penyulingan, layak untuk diminum,”
ujar Kuswandi.pendam/linda.





