Kemenko Maritim Siap Saksikan Gerhana Matahari di Perairan Belitung
https://satunusantaranews.blogspot.com/2016/01/kemenko-maritim-siap-saksikan-gerhana.html
Jakarta
(satunusantara) Tahun
ini Indonesia diberkahi fenomena alam yaitu gerhana matahari total (GMT) yang
akan terjadi Maret mendatang. Tentunya hal itu patut disyukuri oleh semua
lapisan masyarakat, karena itu Kementerian Kordinator Maritim dan Sumber Daya
mengajak masyarakat menikmati gerhana matahari total di perairan Belitung.
Deputi
IV Bidang Koordinasi SDM, Iptek dan Budaya Maritim Safri Burhanuddin
mengatakan, fenomena alam yang nanti melintasi Indonesia, bakal ada tiga
kegiatan utama, pertama Lapan, pariwisata, dan yang ketiga daerah-daerah yang
bertanggungjawab. Semua kegiatan di kordinasi oleh Menteri Pariwisata, pihaknya
hanya sebatas menambah atau memperluas apa yang dilakukan Kemenpar.
Menurutnya,
salah satu kegiatan yang mereka tambahkan atau perluas yaitu mensosialiasikan
gerhana matahari total sesudah maupun sebelum ke sekolah-sekolah. Selain itu
Kemenko Maritim juga akan mengajak pelajar yang mencintai astronomi, peneliti,
fotografer maupun astronom sendiri menikmati GMT di perairan Belitung.
“Kami
sedang koordinir teman-teman ilmuwan dan astronom ikut terlibat di kapal.
Dan sudah ada yang standby di titik nol, di Palu dan di Luwu. Ada sebagian
pemula kita ikutsertakan, kita aja mereka berlayar ke Belitung, kita akan
konsentrasi penuh disana. kita perkenalkan, jangan sampai even besar ini mereka
tidak menyaksikan”, pungkas Safri di ruang kerjanya.
Ajakan
itu sebelumnya disosialiasikan ke sekolah-sekolah lewat Kementerian Pendidikan
dan Kebudayaan. Dan nantinya sekitar 200 pelajar yang terpilih lewat seleksi
akan ikut menyaksikan fenomena alam nan luar biasa di perairan Belitung. Selain
ajakan, Kemenko Maritim juga mengedukasi hal apa yang harus dilakukan bila
terjadi gerhana, pengetahuan ini disiapkan pihak Lapan (Lembaga Penerbangan dan
Antariksa Nasional).
Rencananya
pelayaran itu akan dilakukan sehari sebelum GMT terjadi, dan nanti dalam
perjalan dari Jakarta menuju lokasi akan diisi dengan diskusi menambah wawasan
para pemula dan ajang tukar pikiran para peneliti dan astronom.
Sementara
kapal yang akan digunakan milik Pelni rencananya menggunakan KM Kelud yang
mampu menampung duaribu penumpang. Di kapal tersebut di palkanya ada ruang
terbuka yang lapang, sehingga penumpang bisa menyaksikan GMT diatas kapal.
Saat
hari-H kapal akan lego jangkar diperairan itu, namun pihak Kemenko masih
menunggu konfirmasi di titik mana kapal akan berhenti, karena hari itu ada
ratusan yaht yang juga lego jangkar di perairan Belitung. Pihaknya juga
menunggu konfirmasi dari BMKG untuk kordinat yang tidak berawan saat GMT
terjadi. Mengejar matahari inilah yang mungkin akan dilakukan mereka yang
menyaksikan gerhana di perairan, karena bila meyaksikan di darat tak bisa
bergeser ke lokasi lain beda dengan yang ada di laut.
Di
perairan Belitung juga akan ada kapal latih TNI AL Arung Samudera yang akan
menjadi fokus para fotografer. Saat proses gerhana terjadi Arung Samudera akan
membentangkan layarnya, siluet kapal itu yang akan menjadi bidikan kamera,
tentunya hasil jepretan mereka menjadi karya yang istimewa.linda.



