Kasal : Keamanan Laut Merupakan Prioritas Utama yang Perlu Dijaga
https://satunusantaranews.blogspot.com/2016/01/kasal-keamanan-laut-merupakan-prioritas.html
Jakarta
(satunusantara) “Laksanakan gelar operasi secara efektif dan efisien, dengan
prioritas ancaman pada wilayah perbatasan dan pengamanan sumber kekayaan alam
di laut, karena keamanan laut wilayah yurisdiksi Indonesia adalah
prioritas utama”. Penekanan tersebut disampaikan oleh Kepala
Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Ade Supandi, S.E., M.A.P saat membuka Apel
Komandan Satuan (AKS) Tahun 2016, di Balai Samudera, Kelapa Gading, Jakarta
Utara.
Lebih lanjut, Kasal
mengatakan bahwa seorang perwira dituntut harus mengerti mengenai masalah hukum
di Laut khususnya di
wilayah yurisdiksi
Nasional Indonesia. Sehingga ketika
terjadi suatu pelanggaran, maka tahu akan berbuat apa dan harus berkoordinasi
dengan siapa. Apalagi jika terjadi pelanggaran di wilayah-wilayah perbatasan
dengan perairan Negara tetangga, maka perlu bekerja sama dan berkordinasi
dengan negara-negara tetangga. “Seorang perwira harus dibekali dan mengerti
mengenai masalah hukum di laut, sehingga bisa cepat untuk mengambil
tindakan, jadi tidak boleh buta sama sekali,” kata Kasal.
Selain itu, Kasal juga
masih menyayangkan terhadap banyaknya pelanggaran disiplin dan hukum yang
dilakukan oleh prajurit TNI AL, karena kurangnya pengawasan oleh bapak buahnya,
sehingga perlu digiatkan secara rutin jam komandan. “Perlu pendekatan persuasif
komandan kepada para anak buahnya, serta laksanakan pengendalian personil di
jajaran masing-masing dan jam komandan agar terhindar dari kegiatan-kegiatan
negatif, apalagi sampai terjebak masalah narkoba. Itu semua bisa kita wujudkan
apabila ada perhatian lebih dari Komandan atau bapak buah kepada anak buah,
sehingga tercipta hubungan emosional yang baik” tambahnya.
Apel Komandan Satuan
(AKS) TNI Angkatan Laut Tahun 2016 merupakan kegiatan tahunan TNI Angkatan Laut
yang dilaksanakan untuk menyampaikan Pokok-Pokok Kebijakan Kepala
Staf Angkatan Laut tahun 2016. Titik berat
penyelenggaraan AKS TNI
Angkatan Laut TA 2016 adalah
terbentuknya satu persepsi tentang tugas TNI Angkatan Laut sesuai Undang-Undang RI Nomor 34 tahun
2004 tentang TNI, sekaligus memberikan pemahaman kepada seluruh
Komandan Pangkalan dan Komandan Satuan
Operasional tentang Kebijakan Pembinaan TNI Angkatan Laut dalam mengantisipasi tantangan
tugas ke depan.
Tujuan dari kegiatan ini adalah memberikan
pembekalan/pedoman kepada seluruh Komandan Satuan Operasional dan Komandan
Pangkalan TNI Angkatan Laut tentang kebijakan pemimpin serta menerima masukan
satuan bawah terkait pelaksanaan tugas TNI Angkatan Laut,
menyamakan persepsi dan pemahaman terhadap kebijakan-kebijakan pemimpin TNI AL
dalam pembinaan dan pembangunan kekuatan ke dalam pelaksanaan tugas yang
diemban oleh Komandan Satuan di
lapangan, serta sebagai bahan masukan bagi pemimpin TNI Angkatan Laut dalam mengambil
kebijakan dan keputusan terkait
dengan penyelenggaraan AKS TNI Angkatan Laut TA 2016.
Tahun 2016 merupakan
tahun kedua dari Renstra bidang Pertahanan Negara TNI Angkatan Laut tahun 2015-2019.
Sesuai dengan kebijakan pemimpin dan perubahan kebijakan nasional bidang
pertahanan,
maka tugas yang harus
diemban TNI Angkatan Laut tahun 2016 semakin kompleks dan dinamis, diantaranya
adalah melaksanakan pembangunan kekuatan, melaksanakan OMP dan OMSP sampai ke
wilayah ZEEI, meningkatkan kesiapan alutsista sampai kondisi siap tempur,
meningkatkan kesiapan sarana prasarana pangkalan khususnya di Kepulauan Natuna
dan Papua, meningkatkan kemampuan intelijen, kemampuan peperangan, kemampuan
pertahanan siber (cyber deffense)serta meningkatkan kemampuan
dukungan dalam menanggulangi bencana alam dan kecelakaan transportasi.
Adapun tema kegiatan AKS TNI AL 2016 adalah “Meningkatkan Peran Komandan Satuan Guna
Membangun Dedikasi, Loyalitas dan Integritas Prajurit dalam rangka Mendukung
Tugas TNI Angkatan Laut”.
Kegiatan ini diikuti
oleh 359
peserta yang terdiri
dari para Perwira Tinggi (Pati) struktural TNI Angkatan Laut, para komandan strata
jabatan Kolonel sampai dengan strata jabatan Mayor di seluruh Kotama TNI
Angkatan Laut, Asops Kotama, para Dankodik, Danpuslat, Danpuspeknubika,
Danpusdik Kobangdikal, Danmen Taruna AAL, Dankorsis Seskoal,
Kapuskodal, Kasetumal, Koorsmin Kasal, Dandenma Mabesal, Asbin Itjenal, serta
para Paban Srenal, Paban I Ren Kewasgiatan.
AKS diawali dengan pembukaan oleh Kasal Laksamana
TNI Ade Supandi, S.E., M.A.P., dilanjutkan penyampaianpenekanan Kasal, ceramah Prof. DR. Hasjim Djalal, MA tentang Perlindungan Sumber
Daya Alam dan Penegakan Hukum dalam Hukum Laut Internasional, ceramah Prof. Melda Kamil
Ariadno, S.H, LL.M., Ph.D tentang Sistem Penegakan Hukum
di Laut Yurisdiksi Nasional Indonesia, paparan Aspam Kasal Laksamana Muda TNI Agus Heryana, S.E. tentang Perkembangan Lingkungan Strategis Tahun
2016,
paparan Asops Kasal Laksamana
Muda TNI Ari Soedewo, S.E. tentang Pembinaan dan Penggunaan Kekuatan TNI Angkatan Laut Tahun
2016,
paparan Aspers KasalLaksamana
Muda TNI Djoko Teguh Wahojo, S.H., M.M. tentang Pembinaan Personel TNI Angkatan Laut Tahun 2016,
paparan Aslog Kasal Laksamana
Muda TNI Ir. Harry Pratomo tentang Pembinaan Logistik TNI Angkatan Laut Tahun 2016,
paparan Asrena Kasal Laksamana
Muda TNI Arie H. Sembiring tentang Kebijakan Perencanaan dan Anggaran TNI Angkatan Laut Tahun
2016.puspen/inda.




