Ilusionis Muda, Ditentang Keluarga Malah Dinobatkan Juara Asia

Tertawalah selagi Gratis
video-shooting-dan-fotografi
Video Shooting & Fotografi
Mengabadikan Momen, Menceritakan Cerita — Solusi Profesional untuk Video Shooting & Fotografi Anda.
0813-1615-8974
Info Lengkap
Jakarta (satunusantara) Meraih cita-cita tak semudah membalikan telapak tangan, tapi penuh rintangan dan tantangan. Namun saat impian itu dicapai bukan saja milik sendiri tapi juga orang-orang disekitarnya ikut bangga. Tungky Alexander pesulap muda berbakat meraih gelar Master Manipulasi Kartu di ajang Asian Magic Association Convention di Malaysia November tahun lalu, dala perjalannya ia kerap ditantang orang-orang terdekat untuk menjadi ilusionis.

Ketertarikan dia dengan permainan kecepatan tangan (sulap) kala tungky kecil masih duduk di bangku kelas VI Sekolah Dasar, saat menyaksikan pesulap memperagaan keahliannya kala mengisi acara di sekolahnya. Pandangannya tak pernah lepas dari peragaan yang dilakukan pesulap itu.

Anak terakhir dari empat bersaudara ini tetap menyimpan ketertarikannya hingga dia duduk di SMA, sejak memasuki masa putih abu-abu kesukaanya dengan sulap makin menggebu dia pun mencoba mencari tahu dan ingin mempelajarinya. Apalagi di masa itu sulap atau keahlian kecepatan tangan tengah popular, dan banyak stasiun TV menayangkan program itu, hingga memunculkan satu illusionist lokal yaitu Dedy Corbuzer yang jadi idolanya.


Setiap pulang sekolah Tungky menyempatkan diri mampir ke gerai yang menjual perlengkapan sulap di kota kelahirannya Metro, Lampung.  Dari situlah ia mulai belajar permainan kecepatan tangan, guru pertamanya adalah pemilik toko sekaligus salesman toko. Di sekolah, saat kumpul dengan teman, dan di rumah Tungky selalu melatih apa yang telah ia pelajari.

Sayangnya, saat ia meminta ijin ke orangtuanya untuk memperdalam ilmu sulap, ia tak dijinkan oleh mereka terutama ayahnya, dengan alasan sulap tak menjamin masa depannya. Dia pun disarankan ayahnya seorang pengusaha itu, beralih ke jalur musik daripada melatih kecepatan tangan.

Sebagai anak yang berbhakti, Tungky pun mengikuti saran ayahnya kursus gitar sepulang sekolah, tapi diam-diam dia tetap melatih kemampuan memanipulasi kartu. Sehari bisa empat hingga enam jam waktu yang ia manfaatkan untuk melatih kecepatan tangannya dalam mermainkan kartu.

Latihan rutin terus dilakukan Tungky meski orang-orang terdekatnya tak pernah mengetahui apa yang dia lakukan, hal itu terus berlanjut hingga dia memasuki masa kuliah dan pindah ke Jakarta. Saat di Jakarta lah Tungky baru memberanikan diri menunjukan kebolehannya memainkan kartu awalnya hanya pada teman-teman yang tinggal di kost yang sama.


Dari situlah kebolehannya manipulasi kartu mulai dikenal  hingga akhirnya pihak kampus meminta dia mengisi acara masa orentasi mahasiswa baru, setahun setelah dia tercatat sebagai mahasiswa disana.

Kemenangan demi kemenangan di kejuaran lokal sudah diraih, panggilan tampil pun sering dia terima, namu orangtuanya tetap menolak dia menjadi pesulap. Sampai saat ia hendak pergi ke Malaysia mengikuti Asian Magic Association Convention, keluarga terdekatnya tak mengijinkan. Jangankan uang saku, restu saja tidak dia kantongi, cuma tekad dan percaya diri kalau ia bisa menjadi yang terbaik.

Terbukti, kemampuannya memanipulasi kartu mendapat apresiasi dari asosiasi pesulap se-Asia, dan keahlian Tungky mampu mengungguli lawan-lawannya dari negara-negara  di kawasan Asia, dan dia dinobatkan sebagai The Best Manipulation Card. saat itu merupakan hari yang paling spesial baginya, karena dalam kejuaraan itu dia membawa nama Indonesia.

Tekad dan semangat Tungky itu sejalan dengan Gerakan Menangkan Harimu. Sebuah gerakan inspiratif yang berusaha mengajak setiap anak muda Indonesia untuk melangkah bersama dan pantang menyerah dalam memenangkan hari, serta mencapai kesuksesan.

Gerakan itu merupakan rangkaian hari jadi yang ke-45 tahun bodrex salah satu brand dari Tempo Scan ini, ingin mengapresiasi perjuangan segenap lapisan masyarakat. Ide gerakan ini diarahkan bagi anak muda yang selalu dituntut untuk berperan sebagai agent of change. Gerakan ini merupakan sebuah bentuk perubahan terkonsep ke arah masa depan yang lebih baik dan menjadi teladan bagi masyarakat untuk memperjuangkan impiannya.

selama ini bodrex berinovasi untuk melahirkan produk bermanfaat bagi masyarakat dan mewujudkan komitmennya melalui berbagai gerakan inspiratif. Gerakan Menangkan Harimu yang diprakarsai bodrex ini adalah wadah seluruh anak muda untuk saling menginspirasi, menyuarakan semangat, khususnya dalam menghadapi krisis multidimensi saat ini.

apa yang dilakukan Tungky membuktikan, bahwa generasi muda Indonesia bukan generasi yang gampang menyerah, mudah putus asa atau genarasi yang hanya bisa disuapi orangtuanya. Tapi generasi yang pantang menyerah, punya impian besar dan berani mewujudkan cita-citanya.apr.






Konsultan HRD

Related

News 8668584409771306653

Post a Comment

emo-but-icon

item