Gas Mahal Ulah Pedagang Pengais Rente
https://satunusantaranews.blogspot.com/2015/12/gas-mahal-ulah-pedagang-pengais-rente.html
Jakarta
(satunusantara) Mahalnya harga gas ditenggarai Menko
Maritim dan Sumberdaya adanya pedagang gas yang tak memiliki infrastruktur itu
yang menyebabkan harga jual gas menjadi mahal, karena mereka sekedar berperan
sebagai broker.
Lebih lanjut dikatakan, karena
tak memiliki infrastruktur seperti pipa gas, mereka hanya menjual gas kepada pedagang
lain. Para pedagang ini hanya mencari rente dari penjualan gas bumi. Akibatnya
rantai pasokan gas menjadi panjang dan harganya mahal Industri, PLN, dan pabrik
pupuk yang merupakan pengguna gas bumi sebenarnya bisa mendapatkan gas dengan
harga lebih murah jika membeli langsung dari produsen gas bumi di hulu.
"Nggak masuk akal,
harga gas di luar negeri sekarang US$ 3- US$ 4/mmbtu. Kok di Indonesia US$
12/mmbtu? Ternyata karena banyak broker-broker, trader-trader, yang nggak punya
fasilitas fisik tapi dapat jatah alokasi," pungkasnya seusai rapat dengan
Menteri Pariwisata di kantornya di gedung BPPT, Jakarta.
Karena itu, Menko mendukung
kebijakan Kementerian ESDM yang mewajibkan setiap pemegang izin usaha niaga gas
bumi untuk membangun infrastruktur. Menurutnya, Peraturan Menteri ESDM Nomor 37 Tahun 2015 tentang
Ketentuan dan Penetapan Alokasi dan Pemanfaatan serta Harga Gas Bumi sudah
tepat.
Dua minggu sebelumnya mereka
bertemu membicarakan soal gas dan bagaimana membuat harga gas turun, Dengan tegas dikatakan, harus dibenahi, agar
kita lebih kompetitif. Penggunaan gas bumi di Indonesia harus terus didorong.
Pembangunan infrastruktur gas harus digenjot agar pemanfaatan gas bumi di dalam
negeri bisa ditingkatkan. Sebab, gas bumi lebih efisien dibandingkan minyak bumi
dan lebih ramah lingkungan.linda.




