Pomdam Jaya Gelar Operasi Waspada Wira Golok
Jakarta (Satunusantara ) Pomdam Jaya menggelar Operasi Waspada Wira Golok 15 guna menegakan displin anggota TNI sesuai instruksi Panglima T...
https://satunusantaranews.blogspot.com/2015/10/pomdam-jaya-gelar-operasi-waspada-wira.html
Jakarta
(Satunusantara) Pomdam Jaya menggelar Operasi Waspada Wira
Golok 15 guna menegakan displin anggota TNI sesuai instruksi Panglima TNI serta
perintah Panglima Kodam Jaya sebagai
komandan Garnisun, adapun operasi yang dilakukan di kawasan “Boker” yang
dikenal selama ini sebagai tempat prostitusi liar dan sarang judi berhasil
meringkus 56 sipil satu anggota TNI, satu anggota Polri dan satu PNS TNI.
Operasi yang melibat 150
personil Polisi Militer dari Pomdam dan Denpom 2 mendatangi lokasi sekitar
pukul 1.00 dini hari, dari pantauan satunusantara banyak pengunjung kocar kacir
saat petugas datang secara mendadak. Ada yang berusaha lari dari petugas dan
juga mencoba bersembunyi, namun berkat kesigapan anggota Pomdam dan Denpom mereka
yang berusaha lari bisa diringkus.
Kedatangan anggota militer
ke tempat tersebut karena laporan warga yang resah dengan keberadaan lokasi itu.
Seperti diketahui “Boker” sejak beberapa tahun lalu sudah dinyatakan ditutup
oleh pihak Pemda DKI, tapi nyatanya masih ada pelaku “dunia hitam” yang
memanfaatkan lokasi prostitusi tersebut.
Operasi berhasil menangkap
56 orang dua diantaranya diketahui sebagai Bandar, satu anggota TNI dan satu
anggota Polri serta satu PNS yang bekerja di instansi TNI. anggota TNI yang
tertangkap tangan itu tengah diperksa lebih lanjut, apakah sebagai “backing”
lokalisasi, bandar atau sekedar singgah. Sementara tersangka lainnya diserahkan
ke Polsek Metro Ciracas.
Danpomdam Jaya Kol CPM Hendi
Hendra memberi keterangan seusai operasi di markas Pomdam mengatakan, barang
bukti yang berhasil disita antara lain uang tunai sekitar 29 juta, kondom 750
buah, 38 unit Motor beberapa diantaranya tanpa dilengkapi surat, dan alat
permainan judi.
“Akan ditindaklanjuti oleh
Denpom Jaya 2 untuk personil militer. Kita kenakan displin karena memasuki daerah terlarang dan akan disidik
lebih lanjut apakah perannya atau apa. Sementara untuk sipil dan anggota Polri
kita serahkan ke Polsek Ciracas”, paparnya.
Lebih lanjut dikatakan, anggota
TNI yang tertangkap tangan akan dibawa ke pengadilan militer karena ini sudah
masuk kategori pelanggaran pidana. Pihaknya akan memproses lebih lanjut jika
terbukti bersalah bisa dikenakan saksi penjara hingga beberapa tahun.
Untuk itu Danpomdam berjanji
akan terus menggelar operasi Waspada Wira Golok guna menegakan displin bagi
anggota TNI, sekaligus menjaga ketertiban agar masyarakat merasa aman dan
nyaman.linda.





