Cegah Bahaya Narkoba, Anggota Kolinlamil Tes Urine
https://satunusantaranews.blogspot.com/2016/05/cegah-bahaya-narkoba-anggota-kolinlamil.html
Jakarta
(satunusantara) Bahaya narkoba yang sudah menjadi musuh
besar bangsa indonesia, dimana targetnya sudah bukan lagi berasal dari warga
sipil akan tetapi sudah memasuki ranah institusi militer dan pemerintah. Secara
mendadak usai pelaksanaan apel gabungan
Komando Lintas Laut Militer (Kolinlamil), seluruh anggota yang tidak hadir apel
khusus pada hari Jumat lalu saat dipimpin Panglima Komando Lintas Laut Militer
(Pangkolinlamil) dilaksanakan pengambilan urine oleh satuan Dinas Kesehatan
Kolinlamil di lapangan apel Mako Kolinlamil, Jakarta Utara.
Menurut Kaskolinlamil
Laksamana Pertama TNI Roberth Wolter Tappangan, S.H. saat memimpin apel
gabungan, mengatakan kedepan dan seterusnya apel gabungan seperti ini terus
kita laksanakan untuk memeriksa kehadiran setiap prajurit maupun
kedisiplinannya dalam melaksanakan tugas.
“Apel gabungan ini harus
sering dilaksanakan untuk mengecek kehadiran prajurit di tiap satuan kerja
(Satker), karena disinyalir banyak prajurit yang sering tidak masuk dengan
berbagai macam alasan dan hampir tidak terpantau,” tegas Kaskolinlamil.
Selain itu, apabila prajurit
dijajaran Kolinlamil ini tidak terkontrol keberadaannya, dikhawatirkan akan
terjerumus dalam hal-hal negatif dan dapat merusak nama baik institusi, seperti
penyalahgunaan dan peredaran narkoba yang hingga saat ini telah merasuk kedalam
lingkungan masyarakat dengan tidak lagi mengenal usia, jenis kelamin dan
profesi. Para Bandar Narkoba sudah menargetkan sasarannya ke lingkungan aparat
negara baik TNI, Polri maupun pegawai negeri sipil.
"Kalau prajurit sering
tidak masuk atau ijin dengan alasan yang tidak jelas, dikhawatirkan terjerumus
dalam jaringan narkoba yang sudah demikian parahnya peredaran dan
penyalahgunaannya di lingkungan masyarakat maupun di lingkungan TNI,"
jelas Kaskolinlamil
Selain itu mantan Komandan
Gugus Keamanan Laut Koarmatim ini juga menghimbau kepada jajaran Kolinlamil
untuk berhati-hati berkendaraan di jalan baik yang menggunakan mobil dan
terlebih-lebih yang mengendarai sepeda motor. Demikian juga kedisplinan
terutama masalah kehadiran yang kadang menjadi hal yang disepelekan oleh
sebagian prajurit, untuk senantiasa mengikuti aturan yang telah ditetapkan
dalam kedinasan.
"Hati-hati jika
berkendaraan di jalan, jangan ugal-ugalan di jalan, sudah banyak prajurit yang
mengalami kecelakaan saat berkendaraan, displin kehadiran saat apel dan
kecepatan, ketepatan dalam bekerja harus diperhatikan karena tanpa kedisplian
semuanya tidak akan berjalan dengan baik," ujar alumni Lemhanas 2014 ini.
Turut hadir dalam kesempatan
tersebut Irkolinlamil, para Asisten Pangkolinlamil, Kasatker/Kadis, Komandan
Satlinlamil dan Komandan KRI jajaran Satlinlamil Jakarta, yang langsung
memimpin pasukan di tiap-tiap Satkernya.penkolinlamil/linda.



